Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Minggu pagi, 18 Januari 2026. Tim SAR menemukan serpihan pesawat di Gunung Bulusaraung, tepatnya di area perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep). Lokasi penemuan berada sekitar 26,49 kilometer dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Operasi pencarian dilakukan secara terpadu melalui jalur darat dan udara. TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat tanpa awak sejak pukul 06.15 WITA, dilanjutkan penyisiran menggunakan helikopter. Pada pukul 07.46 WITA, tim pertama kali melihat serpihan berupa jendela pesawat. Selang tiga menit kemudian, ditemukan bagian badan pesawat beserta ekornya.
Dalam pesawat tersebut tercatat terdapat 10 orang atau Persons on Board (POB), terdiri atas tujuh awak pesawat dan tiga penumpang. Awak pesawat yakni Capt. Andy Dahananto, SIC/FO M. Farhan Gunawan, FOO Hariadi, EOB Restu Adi P, EOB Dwi Murdiono, FA Florencia Lolita, serta FA Esther Aprilita S.
Sementara tiga penumpang diketahui merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Ferry Irawan yang bertugas sebagai analis kapal pengawas, Deden Mulyana selaku pengelola barang milik negara, serta Yoga Naufal sebagai operator foto udara.









