Kejari Denpasar Tetapkan Dua Tersangka Korupsi LPD Serangan Denpasar

Kasi Intel Kejari Denpasar I Putu Eka Suyantha. (Foto M-007)

DENPASAR, MENITINI
Dua orang dari enam orang saksi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Denpasar. Dua orang tersangka masing-masing berinisial IWJ, Kepala LPD Desa Adat Serangan Tahun 2015 s/d 2020 dan NWSY Tata 2015 s/d 2020. 

“Tim penyidik kami sudah menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menentukan tersangkanya. Berdasarkan hasil penyidikan yang diperkuat dengan ekpose perkara pada hari ini kami menetapkan dua orang sebagai tersangka,” kata Kasi Intel Kejari Denpasar, I Putu Eka Suyantha, di Kejari Denpasar, Senin (6/6/2022).

BACA JUGA:  4 Terdakwa Pencuri Senpi Polsek Matraman Divonis 10 Bulan Penjara

Adapun modus para tersangka mempergunakan dana LPD Desa Adat Serangan tidak sesuai dengan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan belanja LPD Desa Adat Serangan. Di samping itu para tersangka tidak mencatatkan pembayaran bunga atau piutang pada buku kas LPD Desa Adat.

BACA JUGA:  JPU Ungkap Kaitan SPT Nadiem Makarim dengan Investasi Google di PT AKAB

Para tersangka membuat laporan pertanggungjawaban khususnya laba usaha tidak riil dengan hasil pembagian hasil jasa produksi tidak sesuai dengan ketentuan. 

Dari penggunaan dana yang tidak sesuai tersebut para tersangka membuat 17 kredit fiktif dan melakukan manipulasi pencatatan buku kas. Dari perbuatan tersebut para tersangka memperkaya atau menguntungkan diri pribadi maupun orang lain.

Iklan

BERITA TERKINI

Walikota Ambon, Drs. Bodewin M Wattimena, M.Si.

17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon

AMBON, MENITINI – Pemerintah Kota Ambon menetapkan 17 program prioritas pembangunan sebagai fokus utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Program ini dijalankan sebagai bagian dari arah

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top