KABAR GEMBIRA: Semua Pasien COVID-19 di RS Kota Wuhan Dipulangkan

Petugas medis dari Provinsi Jiangsu bekerja di sebuah bangsal ICU Rumah Sakit Pertama Kota Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, 22 Februari 2020. Para tenaga medis dari seluruh China telah mengerahkan upaya terbaik mereka untuk mengobati para pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut

BALI, MENITINI.COM Kota Wuhan, Provinsi Huabei  di China, tempat pertama pandemi COVID-19 dimulai, kini tidak memiliki sisa kasus. Bahkan, pasien yang ada di rumah sakit kota itu tidak memiliki kasus Virus Corona lagi. Sebab, semua pasien kasus itu telah dipulangkan, kata seorang pejabat kesehatan, demikian dikutip dari laman Channel News Asia, Senin (27/4/2020).

Salah satu PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Desa Badu, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur, NTT yang tinggal di Hongkong, Elcha Ritan dalam chatting dengan MENITINI ini beberapa menit lalu, 11.35 Wita menuliskan;  “Dalam dua minggu terakhir terakhir laporan pasien yang terjangkit sudah tidak ada lagi. Pemerintah Hongkong gerak cepat sekali dalam menangani virus ini”.

BACA JUGA:  Positif Mulai Menurun, Sembuh 266 Orang, Meninggal Bertambah Enam Orang

COVID-19 diyakini berasal dari pasar ikan di Wuhan dan pertama kali muncul pada bulan Desember sebelum menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Sekitar 2,83 juta orang telah dilaporkan terinfeksi secara global dan 197.872 telah meninggal, menurut penghitungan Kantor Berita Reuters. “Berita terakhir adalah bahwa pada 26 April, jumlah pasien Virus Corona baru di Wuhan adalah nol, berkat upaya bersama dari Wuhan dan staf medis dari seluruh negeri,” kata juru bicara Komisi Kesehatan Nasional Mi Feng.

Kota ini telah melaporkan 46.452 kasus, 56 persen dari total nasional. Wuhan dan provinsi Hubei memberlakukan masa lockdown pada akhir Januari. Selama masa itu, jalan ditutup, kereta api dan pesawat dibatalkan dan penduduk tidak dapat bergerak bebas selama lebih dari dua bulan.

BACA JUGA:  Tampil Minta Maaf, Gisel: Saya Telah Mengecewakan Banyak Orang

Fokus sejak itu telah bergeser ke provinsi di perbatasan timur laut Heilongjiang, yang telah dilaporkan ada sejumlah besar kasus Virus Corona impor masuk dari Rusia.

Han Yi, petugas medis dari Provinsi Jiangsu, bekerja di bangsal ICU Rumah Sakit Pertama Kota Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, 22 Februari 2020. Para tenaga medis dari seluruh China telah mengerahkan upaya terbaik mereka untuk mengobati para pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut.

Kerugian ekonomi akibat Virus Corona COVID-19 sangat jelas terasa banyak kalangan. Pemerintah berbagai negara merasakan ekonomi yang sedang melambat, perusahaan besar, menengah, dan kecil terganggu pemasukannya, dan pegawai terpaksa dirumahkan. poll

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*