Kamis, 18 Juli, 2024

Petugas Basarnas evakuasi korban di bawah Jembatan Mamo di Suluban Pecatu, Sabtu (2/1/2021)

PECATU, MENITINI.COM, Basarnas Bali Sabtu (2/1/2021) malam mengevakuasi jenasah pria yang diduga bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Mamo setinggi 50 meter di Jalan Pantai Suluban.

Mayat laki-laki berusia 26 tahun diketahui berinisial DS berdomisili di Taman Griya Jimbaran. Saat dievakuasi, jenasah korban sudah membusuk dengan luka parah bagian kepala. Diduga korban meninggal sejak beberapa hari lalu.  

Dikutip Surat Kabar POS Bali, Senin (4/1/2021) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, S.E., M.AP menerangkan pihaknya menerima informasi dari keluarga korban Sabtu (2/1) malam pukul 21.10 Wita.

Dari informasi keluarga diketahui korban meninggalkan rumah sejak hari Kamis (31/12) pukul 14.00 Wita menggunakan sepeda motor. Korban sempat menghubungi kekasih melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan, ia akan mengakhiri hidupnya.
Pada Sabtu tanggal 2 Januari 2021, pukul 20.40 Wita sepeda motor korban ditemukan di atas Jembatan Suluban.

BACA JUGA:  Diduga Depresi, Seorang Warga Ambon Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Gantung Diri

Menerima informasi itu Basarnas langsung menerjunkan empat personil ke lokasi kejadian.

Setiba di lokasi, petugas melakukan koordinasi dengan Bendesa Adat Pecatu, pecalang dan keluarga. Selanjutnya tim SAR gabungan menyisir tempat-tempat yang dicurigai.

“Setelah kira-kita sejam pencarian, akhirnya DS ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenasahnya ditemukan di sebelah timur jembatan,” kata Gede Darmada

Usai dievakuasi dari kolong jembatan, jenazah korban selanjutnya dibawah menuju RS Sanglah menggunakan ambulance BPBD Badung.

Selama proses pencarian turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, BPBD Badung, Babinkamtibmas Pecatu, Babinsa Desa Pecatu, Linmas Desa adat Pecatu, Lifeguard, Pecalang Desa Pecatu, keluarga korban serta masyarakat setempat. 

Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian tersebut diketahui setelah ada postingan di akun facebook yang menginformasikan ada temuan sepeda motor matic nopol DK 5726 FAG di Jembatan Pantai Suluban yang tak diketahui pemiliknya sudah dua hari.

BACA JUGA:  Setelah Kasus Ulah Pati, Ada Rencana Pemasangan Jaring Pengaman di Jembatan Tukad Bangkung

Melihat postingan tersebut pihak kerabat korban menuju ke lokaso. Korban ditemukan dalam kondisi terlentang ke atas,  pakai celana panjang jeans biru dongker, telanjang dada, muka tertutup baju kaos warna hitam dan memakai sepatu. all/lia/poll

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *