GEMPAR: Bayi Perempuan Dibuang di Semak – semak

Penemuan bayi yang dibuang di semak-semak di Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Kamis, (1/5/2020)

BALI,MENITINI.COM Masyarakat di lingkungan Bhuana Gubuk, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali gempar.

Seorang bayi berjenis kelamin perempuan dibuanh di semak – semak di belakang  rumah kosong, Jumat (1/5) pukul 06.00 Wita.

Bayi malang itu diduga dibuang saat melahirkan karena ari – ari masih menempel di tubuh bayi.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, bayi tersebut diketahui Nani (45), pencari barang bekas yang diberitahu seorang bule perempuan membawa anjing ada seorang “baby” di belakang rumah kosong.

Mendapat informasi tersebut, warga Perumahan Puri Gading itu langsung menuju lokasi kejadian dan melihat ada  bayi berjenis kelamin perempuan tanpa pakaian.

BACA JUGA:  Kejahatan Ada di Sekitar Kita, dan PR Kapolda Bali

Di bagian kepala tertutup sebuah kantong plastik warna hitam menutupi wajah sampai bagian perut dan di bawah kaki ada sebuah bantal warna putih.

“Ternyata bule perempuan itu juga memberitahukan kepada warga lainnya, yaitu Nanang Suryana. Sehingga Nanang Suryana juga ke TKP untuk melihat bersama – sama dengan saksi Nani,” kata seorang petugas kepolisian.

Kondisi bayi saat ditemukan posisi kepala di sebelah selatan dan kaki di utara. Ari-ari masih menempel pada bayi.

Menurut keterangan dokter Aditya, Wakil Direktur RS Bali Jimbaran diperkirakan bayi itu lahir sudah 8 jam lalu saat ditemukan. Itu dilihat dari kondisi tali pusar bayi dan di bagian selangkangan. Kondisi bayi bergerak aktif dan tak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

BACA JUGA:  Mabuk, Bawa Pergi Anak Orang, Mahasiswa Diadili

Kapolsek Kuta Selatan, AKP Yusak So’oai yang dikonfirmasi membenarkan ada penemuan bayi perempuan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan pelaku pembuangan bayi itu. “Masih lidik. Di TKP dan seputaran nihil CCTV. TKP merupakan semak-semak di belakang sebuah bangunan rumah kosong di jalanan kapur jauh dari pemukiman,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Jembrana ini.poll

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*