logo-menitini

Fraksi Golkar DPRD Ingatkan Risiko di Balik Rencana Penambahan Modal BPD Bali

Agung Bagus Tri Candra Arka menyerahkan draft PU Fraksi Partai Golkar
Anggota Fraksi Golkar Agung Bagus Tri Candra Arka menyerahkan draft PU Fraksi kepada pimpinan DPRD Bali. (Foto: Istimewa)

“Setiap rupiah dan setiap aset daerah yang disertakan harus benar-benar dijaga nilainya melalui tata kelola dan pengawasan yang kuat,” tegas Agung Bagus Tri Candra Arka dalam rapat tersebut.

Fraksi Golkar juga mendorong Pemprov Bali agar penambahan modal disertai indikator kinerja yang jelas dan terukur. Evaluasi berkala oleh pemegang saham serta peningkatan profesionalisme manajemen BPD Bali dinilai menjadi syarat mutlak agar investasi publik tersebut memberikan dampak optimal bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Demonstrasi Iran Memanas, DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Keselamatan WNI

Di sisi lain, Fraksi Golkar mengapresiasi peran BPD Bali yang selama ini konsisten mendukung pembangunan ekonomi daerah. DPRD bahkan membuka ruang agar bank daerah tersebut dapat menerapkan kebijakan yang meringankan biaya dana bagi sektor usaha dengan efek berganda tinggi, sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih luas.

Pada akhir pandangannya, Fraksi Golkar menegaskan bahwa BPD Bali harus tetap menjadi bank milik seluruh masyarakat Bali, dengan manfaat pembangunan yang merata di seluruh kabupaten dan kota.

BACA JUGA:  Pilkada lewat DPRD Bukan Jawaban, Negara Jangan Cuci Tangan Soal Biaya Politik

“Penambahan penyertaan modal daerah adalah kebijakan strategis yang harus dijalankan dengan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, dan akuntabilitas. Ini adalah investasi publik, bukan sekadar upaya mempertahankan komposisi saham,” pungkasnya.*

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>