Dua Presiden Janjikan LIN di Maluku Hanya Isapan Jempol

Kantor Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon
Kantor Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon,Maluku.

AMBON, MENITINI.COM– Salah satu perwakilan LSM Maluku, Abdul Rasyid Wakanubun menilai janji dua presiden untuk menjadikan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan pembangunan pelabuhan perikanan terintegrasi hanya isapan jempol.

Kedua proyek ini telah dijanjikan dua presiden saat kunjungan ke Maluku. “Di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, LIN dijanjikan kepada Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu. Hal yang sama dijanjikan Presiden Jokowi kepada Gubernur Said Assagaf dan gubernur sekarang ini, Murad Ismail,” kata Wakanubun, Kamis (31/3/2022).

BACA JUGA:  Kematian Dokter Muda di Cianjur Picu Investigasi Campak, Kemenkes Turun Tangan

Menurut Wakanubun kedua proyek berskala nasional yang dijanjikan dua kepala negara ini harusnya dituangkan dalam Keppres dan itu menjadi dasar hukum. “Nah, kalau dasar hukumnya tidak ada bagaimana hal ini bisa terealisasi,”kritiknya.

Wakanubun berharap agar masyarakat Maluku juga harus bersatu dan jangan ada perbedaan di antara sesama warga Muluku. Walaupun kita berbeda suku, agama, dan ras namun kita adalah satu darah, orang Maluku. “Mari kita satu hati, satu pikir dan satu misi untuk memperjuangkan apa yang sudah dijanjikan kedua presiden kepada rakyat Maluku,” ujarnya

BACA JUGA:  Satu Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Ambon

Sementara anggota Komisi VI DPR Hendrik Lewerissa menyinggung persoalan dua proyek strategis nasional di Maluku yang terancam gagal dalam rapat paripurna DPR RI ke-18 masa persidangan IV Tahun sidang 2021-2022, di Gedung Nusantara I Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top