DPW Partai NasDem Resmi Memanggil MT Terkait Dugaan Pesta Miras di Rumah Dinasnya

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku, Hamdani Laturua.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku, Hamdani Laturua. (Foto: M-009)

AMBON, MENITINI.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Maluku resmi memanggil kadernya yang juga Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela, terkait dugaan pesta minuman keras di rumah dinasnya di kawasan Karang Panjang, Ambon, Sabtu (26/7/25).

Dugaan pesta miras di rumah dinas Mourits tersebut berujung pada pemukulan terhadap salah satu pegawai DPRD Kota Ambon berinisial F.

Ketua DPW NasDem Maluku, Hamdani Laturua, membenarkan pemanggilan kadernya itu.Hamdani katakan, pemeriksaan terhadap Mourits dilakukan pada Kamis (14/8/25) mulai pukul 14.00 hingga 17.40 WIT.

Mourits hadir seorang diri. “Dalam pemeriksaan, Saudara Mourits mengaku membeli minuman tradisional (sopi) kepada pekerja. Namun, dia membantah terlibat dan tidak berada di lokasi saat terjadi pemukulan,” jelas Hamdani saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/8/2025).

BACA JUGA:  Mati Mesin di Perairan Laut Malra, Tim SAR Berhasil Selamatkan 7 Penumpang Longboat 

Menindaklanjuti keterangan tersebut, DPW NasDem Maluku membentuk tim investigasi yang akan bekerja selama tiga hari, Jum’at hingga Minggu (17/08/25).

Tim akan menemui Sekretaris Dewan DPRD Kota Ambon, korban pemukulan beserta istri dan keluarganya, serta sejumlah pihak terkait lainnya, termasuk pekerja di rumah dinas Mourits.

Menurut Hamdani, investigasi akan berlangsung selama tiga hari. Hasilnya akan dirampungkan dan dilaporkan ke DPW kemudian dilanjutkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.

BACA JUGA:  Anggota DPRD KKT Periode 2019-2024 Diduga Gunakan SPPD Fiktif, Negara Mengalami Kerugian Rp13,1 Miliar Lebih 

“DPP yang akan memutuskan apakah perbuatan yang bersangkutan bertentangan dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai atau tidak. Keputusan akhir ada di DPP,” kata Hamdani.

Ditegaskan, pemeriksaan terhadap Mourits dilakukan langsung olehnya bersama jajaran pengurus DPW. “Mourits hadir sendiri, tidak didampingi siapa pun,” sebutnya. 

“Dalam pengakuannya, Mourits kembali menegaskan membeli sopi kepada pekerja, tetapi tidak mengetahui dan tidak berada di lokasi saat peristiwa pemukulan terjadi,” tutup Hamdani. (M-009)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top