logo-menitini

Dipukul dalam Pembukaan GPDRR, Ini Fungsi Kul-kul Bagi Masyakat Bali

residen Joko Widodo (kanan) bersama UN Deputy Secretary-General Amina Mohammed (kiri) memegang kulkul
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama UN Deputy Secretary-General Amina Mohammed (kiri) memegang "kulkul" saat membuka Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Rabu (25/5/2022). (foto: ANTARA/Wahyu Putro A)

“Kami di Bali memiliki kearifan lokal dalam penanganan bencana. Kami memiliki tradisi yang kuat. Kalau terjadi bencana, secara tradisional, kami di desa-desa adat membunyikan kulkul atau sirine tradisional di Bali,” kata Gubernur Koster seperti dikutip Antaranews.
Dalam kesempatan itu, Koster menyampaikan pihaknya masih melestarikan kulkul dan kearifan lokal Bali lain untuk kesiapsiagaan bencana.

“Bali membentuk Satgas Gotong Royong di desa adat dalam rangka penanganan COVID-19. Ketika COVID-19 pertama muncul di Bali pada 10 Maret (2020), yang kami gunakan secara maksimal Satgas Gotong Royong di desa-desa adat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Badung Borong Empat Gelar di HUT ke-38 WHDI Provinsi Bali

Sumber: Antaranews

Editor: Ton

Iklan

BERITA TERKINI

Bupati Wayan Adi Arnawa saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 234 pejabat di lingkungan Pemkab Badung, Rabu (11/2),

Bupati Badung Lantik 234 Pejabat

“Sebagai daerah bertaraf internasional, kita harus mulai mengubah paradigma lama. Reformasi birokrasi harus mengedepankan kinerja

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>