“Tanpa partisipasi masyarakat, kebijakan pengelolaan lingkungan tidak akan berjalan optimal,” katanya.
Dalam kesempatan wawancara, Adi Arnawa menjelaskan bahwa kegiatan korve ini juga berkaitan dengan persiapan menjelang pelaksanaan upacara Melasti yang akan segera dilaksanakan masyarakat.
Ia berharap kegiatan gotong-royong seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin dan meluas di seluruh desa di Kabupaten Badung. Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan faktor penting untuk menjaga daya saing pariwisata Badung di tengah dinamika global.
Pemkab Badung juga menyadari bahwa isu sampah masih menjadi sorotan terhadap Bali. Oleh karena itu, berbagai langkah terus dilakukan secara konsisten untuk memperbaiki kondisi lingkungan.
“Kami memahami masih ada persepsi bahwa Bali memiliki persoalan sampah. Melalui langkah-langkah yang kami lakukan secara rutin dan konsisten, kami berharap citra tersebut dapat diperbaiki,” ujarnya.
Kegiatan korve tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya anggota DPRD Badung, unsur Forkopimda, Sekda Badung IB Surya Suamba, Ketua DWP Ny. Oliviana Surya Suamba, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Badung, instansi terkait, TNI-Polri, aktivis lingkungan, serta masyarakat Desa Munggu. (M-011)
- Editor: Daton









