Ia juga menegaskan, sebagai daerah penopang utama pariwisata nasional, Badung memiliki tanggung jawab besar menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, dalam menuju Indonesia Emas 2045, peran daerah tidak lagi sebatas pelaksana kebijakan, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah pusat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
“Badung berkomitmen untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga stabilitas sosial dan budaya sebagai fondasi pembangunan jangka panjang,” tegasnya.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini dihadiri jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, para gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wali kota beserta wakilnya dari seluruh Indonesia, serta unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.*
- Editor: Daton









