“Peningkatan dana ini merupakan komitmen Pemkab Badung untuk mendorong generasi muda agar terus melestarikan adat, seni, dan budaya Bali. Mudah-mudahan dengan bantuan Rp40 juta, kreativitas Sekaa Teruna/Yowana semakin berkembang,” ujar Adi Arnawa.
Ia menambahkan, dana tersebut diharapkan digunakan secara tepat. Pemkab Badung juga akan melakukan pemantauan langsung ke banjar-banjar untuk melihat proses pembuatan ogoh-ogoh serta penggunaan dana kreativitas. Selain itu, Bupati mengingatkan agar pelaksanaan Pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh tetap menjaga keamanan dan ketertiban.
Selain Dana Kreativitas, Pemkab Badung juga menaikkan bantuan hari ulang tahun Sekaa Teruna/Yowana. Bantuan yang sebelumnya sebesar Rp10 juta kini ditingkatkan menjadi Rp20 juta mulai tahun 2026. “Kegiatan ulang tahun biasanya diisi lomba-lomba yang bertujuan memperkuat persatuan dan kekompakan, tanpa meninggalkan budaya Bali,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gde Eka Sudarwitha menyampaikan Bulan Bahasa Bali VIII tahun ini mengusung tema Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa. Tema tersebut dimaknai sebagai upaya mempersatukan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai pedoman dalam kehidupan.
“Rangkaian kegiatan meliputi berbagai perlombaan, Festival Menulis Aksara Bali, Seminar Aksara Bali, Panggung Apresiasi Sastra, serta pameran. Kegiatan berlangsung mulai 29 Januari hingga 2 Februari 2026,” jelasnya.
Acara pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, Sekda Badung IB Surya Suamba, jajaran OPD Pemkab Badung, camat se-Kabupaten Badung, bendesa adat, serta perwakilan Sekaa Teruna/Yowana se-Kabupaten Badung.*
- Editor: Daton









