logo-menitini

Badung Caka Fest 2026 Lebih Matang, Festival Ogoh-ogoh Berlangsung Empat Hari

festival ogoh ogoh
Dokumentasi: Lomba Ogoh-Ogoh Bhandana Bhuhkala Festival 2025 di Area Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Sabtu (15/3). (Foto: Istimewa)

“Pelaksanaannya kami rancang selama empat hari agar konsentrasi massa bisa terurai. Dibagi harinya supaya tidak terjadi penumpukan penonton seperti pada dua hari pertama pelaksanaan sebelumnya,” jelas Sudarwitha.

Selain durasi, pola penilaian dan titik penampilan ogoh-ogoh juga akan mengalami perubahan. Pada pelaksanaan 2026, penampilan ogoh-ogoh tidak lagi terpusat di satu lokasi, melainkan dibagi ke dua hingga tiga pos penilaian di area Puspem Badung.

“Rute penampilan kemungkinan tidak di satu titik saja, tetapi di beberapa pos. Pos utama untuk undangan pimpinan daerah dan OPD terkait, sementara pos lainnya juga tetap dilakukan penilaian,” terangnya.

BACA JUGA:  Menteri LH dan Bupati Badung Perkuat Gerakan Indonesia ASRI Lewat Aksi Bersih Sampah Laut di Kedonganan

Evaluasi juga menyasar pengaturan arus masuk penonton ke kawasan Puspem. Panitia berencana menerapkan sistem satu arah, meniru pola pengamanan dan lalu lintas saat peringatan HUT Kota Mangupura. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, panitia akan menambah kantong parkir serta menyiapkan area kuliner.

Terkait masukan dari seniman mengenai kualitas tenda pada pelaksanaan tahun lalu, hal tersebut juga menjadi perhatian panitia. Pada tahun 2026, tenda akan ditingkatkan kualitasnya dengan menggunakan sistem rigging yang lebih representatif. Sekaa Teruna juga diberikan ruang untuk menambahkan ornamen sesuai kreativitas masing-masing.

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>