Pemda Badung Anggarkan Rp10 Miliar untuk Pembuatan Ogoh-Ogoh, Ini Syaratnya

BADUNG, MENITINI.COM– Kabar gembira bagi sekaa teruna (ST) dan yowana di Kabupaten Badung. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung akan mengucurkan bantuan untuk kreativitas sekaa teruna di Gumi Keris dalam pembuatan ogoh-ogoh serangkaian Hari Raya Nyepi Tahun 2024.

Tak tanggung-tanggung total anggaran yang dialokasikan lebih dari Rp10 miliar. Masing-masing ST dan yowana akan digelontor bantuan uang sebesar Rp20 juta. Namun, syaratnya semua ST dan yowana wajib membuat ogoh-ogoh sendiri. Tidak boleh beli Ogoh-ogoh.

Kemudian, semua ogoh-ogoh hasil kreatifitas ST dan yowana ini wajib mengikuti lomba yang diadakan Pemerintah Kabupaten Badung. Bagi pemenang lomba, Pemkab Badung juga telah menyiapkan hadiah uang dengan besaran yang cukup fantastis.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Eka Sudarwitha menyatakan, bantuan pembuatan ogoh-ogoh ini merupakan kebijakan Bupati Badung dalam mendukung kreativitas sekaa teruna dan yowana yang ada di Badung.

BACA JUGA:  Gereja Katolik Tidak Akan Akui Perkawinan Sejenis, Begini Penjelasan Dubes RI Untuk Takhta Suci Vatikan

Bertalian dengan bantuan tersebut saat ini para sekaa teruna dan yowana masih dalam proses pengumpulan proposal. “Untuk proposal dari sekaa teruna di  Kabupaten Badung hampir seluruhnya sudah masuk. Memang ada beberapa yang perlu dilengkapi,” ungkap Sudarwitha.

Menurut rencana, kata mantan Camat Petang ini, tanggal 5 Februari 2024, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta akan memberikan pengarahan langsung terkait bantuan dana kreatifitas dalam pembuatan ogoh-ogoh ini. “Sekaa teruna di Badung sudah berkomitmen menggelar kreatifitas berupa ogoh-ogoh serangkaian dengan Hari Raya Nyepi,” katanya.

Selain memberikan bantuan  sebesar Rp20 juta setiap ST dan yowana, Pemkab Badung juga telah menyiapkan hadiah menarik bagi ogoh-ogoh yang meraih juara. Tak hanya sebatas hadiah uang, namun Bupati Giri Prasta juga akan memberikan apresiasi kepada ST atau yowana dengan ogoh-ogoh terbaik untuk mengajukan proposal kegiatan ST atau yowana.

BACA JUGA:  Pentas Seni Budaya Desa Gulingan Dibuka Sekda Badung

“Bagi ogoh-ogoh yang nanti dapat juara sudah disiapkan hadiahnya juga cukup besar. Kemudian diberikan peluang oleh Bapak Bupati bagi para juara akan diberikan apresiasi boleh mengajukan proposal, dan ini bantuannya besar,” jelasnya.

Bagi ogoh-ogoh juara, Pemkab Badung telah menyiapkan hadiah mulai dari Rp25 juta sampai Rp50 juta. “Khusus untuk hadiah, untuk juara satu mulai dari Rp50 juta, sampai harapan tiga Rp 25 juta,” tegas Sudarwitha.

“Kemudian yang juara ini ada tambahan dari Bapak Bupati boleh mengajukan proposal untuk kreativitas sekaa teruna atau yowana nya,” imbuhnya.

Untuk menilai ogoh-ogoh yang berhak menyandang juara, Sudarwitha menyebut telah menyiapkan sekitar 20 juri. Para juri ini dibantu staf Disbud Badung akan disebar ke seluruh kecamatan yang ada guna melakukan penilaian.

BACA JUGA:  Penanaman 10.000 Mangrove di Kawasan Tahura Tanjung Benoa

“Kami sudah siapkan 20 juri, nanti mereka akan berkolaborasi dengan staf Disbud untuk memantau,” ujarnya.

Dalam penilaian nanti, secara garis besar pejabat asal Petang ini menyebut ST atau yowana wajib mengikuti lomba. Untuk pawai yang turut menjadi pertimbangan dalam penilaian paling terakhir harus selesai pukul 22.00 Wita.

“Nanti untuk penilaian ogoh-ogoh secara garis besarnya harus dibuat sendiri tidak boleh beli. Dan waktu pawai maksimal sampai jam 10 malam,”tutupnya. (M-003)

Editor: Daton