logo-menitini

Alokasi DD di koto Ambon Dibawah Rp500 Juta, Berikut Penjelasan Kadis P3AMD

Kepala-Dinas-Pemberdayaan-Perempuan-Perlindungan-Anak-Masyarakat-dan-Desa-P3AMD-Kota-Ambon-Meggy-Martje-Lekatompessy
Kepala Dinas P3AMD Kota Ambon, Meggy Martje Lekatompessy, S. STP., M.Si.
AMBON, MENITINI – Pemerintah Kota Ambon memastikan tidak ada satu pun desa dan negeri yang menerima Dana Desa (DD) hingga Rp1 miliar pada tahun anggaran 2026. Seluruh pagu DD tahun ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa (P3AMD) Kota Ambon, Meggy Martje Lekatompessy, S.STP., M.Si mengatakan pihaknya telah menerima pagu Dana Desa (DD) reguler dari Pemerintah Pusat.
“Pagu DD reguler tahun 2026 sudah kami terima dan mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Meggy kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).
Meggy menjelaskan, pagu Dana Desa tahun 2026 terbagi dalam dua skema, yakni DD reguler dan Dana Desa Koperasi Merah Putih (KPDM). Namun hingga kini, yang baru diterima daerah adalah DD reguler.
“Untuk KPDM masih menunggu petunjuk lanjutan dari Pemerintah Pusat melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Mekanismenya seperti apa dan berapa persen alokasinya, belum bisa dipastikan,” ujar Meggy.
Berdasarkan data pagu DD reguler 2026, tidak ada desa dan negeri di Kota Ambon yang menerima DD di atas Rp500 juta, bahkan tidak ada yang mendekati Rp1 miliar seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Bahkan tidak ada yang di atas Rp500 juta. Sebanyak 16 desa dan negeri memiliki pagu DD yang sama di angka Rp373.456.000,” jelas Meggy.
Selain itu, terdapat empat desa dan negeri dengan pagu variatif, sementara 10 lainnya menerima DD di bawah Rp300 juta.
Daftar Pagu Dana Desa (DD) Reguler Kota Ambon Tahun 2026, kisaran Rp373 juta, antaralain:
Pagu Ber Rp373 Juta
Negeri Batu Merah – Rp373.456.000
Negeri Latuhalat – Rp373.456.000
Negeri Amahusu – Rp373.456.000
Negeri Urimessing – Rp373.456.000
Negeri Hative Kecil – Rp373.456.000
Negeri Soya – Rp373.456.000
Negeri Passo – Rp373.456.000
Negeri Halong – Rp373.456.000
Desa Waiheru – Rp373.456.000
Desa Hunuth/Durian Patah – Rp373.456.000
Desa Poka – Rp373.456.000
Negeri Rumah Tiga – Rp373.456.000
Desa Wayame – Rp373.456.000
Negeri Tawiri – Rp373.456.000
Negeri Hative Besar – Rp373.456.000
Negeri Laha – Rp373.456.000
Pagu Variatif (Rp300–350 Juta)
Negeri Nusaniwe – Rp358.304.000
Negeri Hutumury – Rp345.691.000
Negeri Hatalai – Rp337.398.000
Desa Nania – Rp331.409.000
Pagu di Bawah Rp300 Juta antara lain :
Negeri Seilale – Rp275.469.000
Desa Latta – Rp265.396.000
Negeri Lama – Rp263.494.000
Negeri Hukurila – Rp251.082.000
Negeri Kilang – Rp239.122.000
Negeri Naku – Rp235.212.000
Desa Galala – Rp234.996.000
Negeri Ema – Rp234.122.000
Negeri Rutong – Rp234.868.000
Negeri Leahari – Rp230.968.000
Perbandingan: Pagu Dana Desa Kota Ambon Tahun 2025
Pada tahun 2025, sebagian besar desa dan negeri di Kota Ambon masih menerima Dana Desa di atas Rp1 miliar, antara lain:
Negeri Batu Merah: Rp3,7 miliar
Negeri Passo: Rp1,77 miliar
Negeri Hative Kecil: Rp1,58 miliar
Negeri Soya: Rp1,49 miliar
Desa Waiheru: Rp1,43 miliar
Negeri Halong: Rp1,35 miliar
Negeri Urimessing: Rp1,33 miliar
Desa Wayame: Rp1,23 miliar
Hingga Negeri Naku: Rp641,3 juta
Penurunan drastis pada 2026 ini diperkirakan akan berdampak langsung pada program pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan operasional pemerintahan desa dan negeri di Kota Ambon. (M-009).
Editor: Daton
BACA JUGA:  Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang, Rumah Warga Kecamatan Leihitu Mengalami Kerusakan
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>