Ada Pesan Pro Ukraina, China Tidak Siarkan Liga Premier

Ilustrasi

Rumble, dikutip dari Reuters, Jumat (4/3/2022) adalah situs video yang populer di kalangan konservatif Amerika Serikat. Trump Media and Technology Group, milik mantan Presiden Donald Trump, pada Desember 2021 menyatakan, Rumble akan menayangkan video dan streaming untuk Truth Social, media sosial baru buatan Trump.

BACA JUGA:  SMAN 1 Kuta Utara kembali juara umum Porsenijar Badung 2026

Sejumlah perusahaan teknologi melarang media yang disponsori pemerintah Rusia, di antaranya RT dan Sputnik, di platform mereka untuk mencegah penyebaran propaganda Rusia. Pemerintah Ukraina meminta sejumlah perusahaan teknologi tersebut untuk melarang konten dari Rusia. Rusia menyebut aksi Ukraina ini sebagai “operasi istimewa”.

BACA JUGA:  Crystal Palace Comeback, Hajar 10 Pemain Tottenham 3-1 di London
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top