Senin, 15 Juli, 2024

Ilustrasi Bay dibuang orang tuanya. (Net)

AMBON, MENITINI.COM – Warga Kota Ambon, yang berdomisili di Kawasan Wailela, Desa Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, dikejutkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di pinggir pantai. Mayat bayi tak berdosa itu ditemukan dua orang siswi SD saat mandi di pinggir pantai.

“Dua siswi SD menemukan mayat bayi di pesisir pantai,” kata Kapolsek Teluk Ambon IPTU Muhammad Dicky Maulana kepada wartawan, Jumat (21/6/2024).

Kejati Maluku Priksa 6 Saksi tekait Dugaan Dana Covid-19, Dua Diantaranya Kadis

Sungguh Bejat! Seorang Ayah di SBB Tega Perkosa Anak Kandungnya

Diduga Pemilik Narkoba, Tiga Pria di Ambon Diamankan Polisi 

JPU Tuntut Pengedar Narkoba 7 Tahun Penjara 

Mayat bayi itu ditemukan ditepi pantai Dusun Wailela, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, pada Kamis (20/6/2024) sore. Saat itu, kedua siswi SD, A Zahra dan Ariani Taher sementara bermain ditepi pantai Wailela.

"Tiba-tiba A Zahra melihat janin bayi dengan kondisi tali pusar dan ari-ari masih melekat di tubuh. Dia lalu berteriak dan membuat warga setempat heboh," jelas dua balok dipundaknya itu.

Kapolsek mengatakan, personel Polsek Teluk Baguala lalu diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Mayat bayi tersebut lalu dibawa ke RS Bhayangkara di kawasan Tantui Ambon.

"Kami langsung menuju ke TKP untuk membawa janin bayi yang sudah dalam kondisi meninggal dunia ke RS Bhayangkara. Hari ini, pukul 10.00 WIT, bayi itu sudah dikuburkan," jelasnya.

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Hari Kedua di Provinsi Lampung, Presiden Jokowi Kunjungi Lampung Barat dan Tanggamus

Saat ini, Kapolsek belum bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait usia bayi tersebut. Meski begitu, kata dia, seluruh anggota tubuh dari bayi itu lengkap, tidak ada yang kurang.

"Dari visualisasi kita lihat, kepala janin seukuran kepalan tangan, panjang janin sekira 30 sentimeter dan lebarnya delapan sentimeter," ungkapnya. 

Kapolsek menambahkan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi guna mengetahui siapa pelaku yang tega membuang bayinya. Dia juga berharap agar warga setempat bisa membantu mengungkap ibu atau pelaku pembuang bayi tak berdosa itu.

"Kasus ini sementara kita lidik, sejumlah saksi sudah kita periksa. Kemudian kita juga minta keterangan kepada penduduk yang sekiranya ada penduduk yang pernah suntik antibiotik dan lainnya guna menemukan pelaku. (M-009)

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Percantik Pintu Masuk Jembrana, Kawasan Yeh Leh akan Ditata