logo-menitini

Vaksin Keempat COVID-19? Simak Pendapat Ahli

vaksin keempat
Ilustrasi vaksin. (foto: ist)

Jika membandingkan kedua kelompok dengan satu booster dan dua booster terasa kurang fair. Pada penelitian tidak mengontrol demografi, kondisi komorbiditas, atau perilaku sampel. Kesimpulan sementara beliau, booster kedua dapat diberikan kepada orang dewasa berisiko tinggi yang lebih tua. Kemungkinan cut-off usianya 80 tahun ke atas, tetapi tidak ada bukti yang jelas bahwa efek perlindungan vaksin terhadap keparahan dapat berkurang pada orang dewasa di bawah usia 80 tahun. Alternatifnya jika Anda ingin tetap mendapat vaksin keempat, bisa konsultasikan dulu dengan tenaga kesehatan ahli terdekat yang mengetahui kondisi medis Anda dengan lengkap. Jadi sementara waktu untuk keamanannya, mari kita tunggu release resmi dari WHO tentang perlu tidaknya vaksin keempat ya! Bisa jadi jika manfaatnya sangat sedikit dan tidak optimal malah tidak perlu. (M-010)

BACA JUGA:  Antisipasi Super Flu Masuk Bali, Bandara Ngurah Rai Pasang Thermo Scanner
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>