Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil travel rusak parah. Dua penumpang, masing-masing seorang perempuan berusia 33 tahun dan seorang anak berusia 7 tahun, dinyatakan meninggal dunia akibat cedera berat. Sementara itu, tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
“Petugas Satlantas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta memintai keterangan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” kata Iptu Aldri.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp18 juta. Pihak kepolisian juga mengimbau para pengguna jalan, khususnya yang melintas di jalur Denpasar–Gilimanuk pada malam hari, agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara.*
- Editor: Daton









