logo-menitini

TPA Terancam Penuh, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Pengelolaan Sampah Nasional

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

“Resik artinya bersih, tertib. Semua instansi harus memimpin. Anak sekolah enggak apa-apa, pagi-pagi 10 menit atau 15 menit,” ujarnya.

Presiden menekankan bahwa penanganan sampah menjadi kunci keberlanjutan sektor pariwisata dan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, lingkungan yang kotor akan merusak daya saing daerah.

“Bagaimana kita mau harapkan pariwisata kalau lingkungan kita jorok dan kotor,” kata Prabowo.

BACA JUGA:  Plastic Exchange di Kuta Selatan Dorong Warga Pilah Sampah dari Rumah

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyinggung upaya memperindah lingkungan permukiman melalui gagasan proyek “gentengisasi” untuk mengurangi penggunaan atap seng yang dinilai panas dan kurang estetis.

“Seng itu panas dan berkarat. Tidak mungkin Indonesia indah kalau semuanya dari seng,” tandasnya.

Presiden berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, wajah permukiman Indonesia menjadi lebih bersih, sehat, dan layak huni seiring percepatan penanganan sampah dan pembenahan lingkungan.*

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>