JAKARTA, Torino tampil perkasa saat menjamu Parma pada pekan ke-29 Liga Italia. Bermain di Stadion Olimpico Grande Torino, Turin, Jumat waktu setempat, tuan rumah mengamuk dengan kemenangan meyakinkan 4-1.
Il Toro membuka laga dengan tempo tinggi. Baru tiga menit pertandingan berjalan, Giovanni Simeone langsung menghentak lewat gol cepat yang membuat Torino unggul 1-0.
Parma tak tinggal diam. Tim tamu mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-20 ketika umpan silang Gabriel Strefezza disambut sundulan Mateo Pellegrino yang menjebol gawang Torino. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, Torino terus menggempur lini pertahanan Parma. Namun hingga babak pertama berakhir, kedua tim masih harus puas berbagi skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Torino kembali mengambil alih kendali permainan. Hasilnya datang pada menit ke-55 saat Emirhan Ilkhan sukses menuntaskan umpan Che Adams untuk membawa tuan rumah kembali unggul 2-1.
Momentum langsung dimanfaatkan Torino. Hanya dua menit berselang, tekanan mereka berbuah gol ketiga setelah gelandang Parma, Mandela Keita, melakukan gol bunuh diri yang membuat skor berubah menjadi 3-1.
Torino benar-benar menutup laga dengan gemilang. Pada masa injury time menit 90+1, Duvan Zapata mempertegas dominasi timnya lewat gol setelah memanfaatkan umpan Sandro Kulenovic. Skor 4-1 pun menjadi penutup pertandingan.
Kemenangan ini mengangkat Torino ke peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Italia dengan 33 poin dari 29 laga, sekaligus menjauh sembilan poin dari zona degradasi.
Sementara itu, Parma tetap berada di posisi ke-12 dengan 34 poin dari jumlah pertandingan yang sama, masih berjarak 10 poin dari zona merah.*









