Teknologi Reproduksi Berbantu: Tak Sebatas Surrogate Mother

DENPASAR, MENITINI.COM – Jika membahas mengenai reproduksi dan keturunan memang tidak akan ada habisnya. Pasti setiap pasangan ingin memiliki keturunan dengan alami. Namun, tidak semua pasangan beruntung dan mungkin memerlukan teknologi reproduksi berbantu (assisted reproductive technology). Masih hangat di telinga, dunia hiburan Hollywood cukup heboh dengan kelahiran anak dari pasangan Priyanka Chopra-Nick Jonas melalui teknologi surrogate mother. Memang di Amerika Serikat sendiri, surrogate mother dan teknologi reproduksi berbantu sudah legal secara medis dan hukum. Teknologi ini amat membantu pasangan yang menginginkan keturunan tapi mengalami kendala kesuburan atau  persalinan beresiko fatal. Berbeda dengan Indonesia, reaksi netizen cukup keras di media sosial terkait teknologi reproduksi berbantu. Ya, kita perlu mawas diri memang untuk urusan halal dan haram netizen kita nomer satu.

BACA JUGA:  Obesitas Jadi Pintu Masuk Diabetes, Wamenkes Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang

Kembali lagi pada topik hari ini, teknologi reproduksi berbantu awalnya digunakan untuk meningkatkan produktivitas ternak tanpa mengurangi kualitas hewan ternak. Andai saja mengawinkan hewan itu semudah manusia bergonta-ganti pacar ya. Sayangnya pada hewan proses kawin menimbulkan stress yang hebat yang dapat menurunkan kualitas hidup indukan. Untuk memudahkan proses ini dan mengurangi kegundahan pemilik peternakan, perlahan-lahan mulai dikembangkan metode fertilitas hingga berhasil. Dari sini ternyata hasilnya memuaskan dan pakar kandungan pun mulai melakukan percobaan pada manusia untuk membantu menyelesaikan kasus infertilitas. Terlepas dari pro kontra halal haram, mari kita membahas lebih lanjut seputar teknologi reproduksi berbantu!

BACA JUGA:  Prof. Laksono: Pemerintah Bali Belum Dukung Penuh Pengembangan Medical Wellness di Bali
Iklan

BERITA TERKINI

Nelayan Klungkung Terima Bantuan Freezer

KLUNGKUNG,MENITINI.COM – Nelayan di Kabupaten Klungkung kini memiliki solusi untuk menjaga kualitas hasil tangkapan ketika belum seluruhnya terserap pasar. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya

Spanyol Juara Piala Dunia 2026

DENPASAR, Timnas Spanyol resmi dinobatkan sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung dramatis di Stadion

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, meninjau SMA Negeri 1 Gresik guna mendorong pembentukan generasi muda peduli kelestarian bumi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

SMAN 1 Gresik Jadi Percontohan Sekolah Peduli Lingkungan

GRESIK,MENITINI.COM – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mendorong perluasan Program Adiwiyata sebagai upaya membentuk generasi muda yang peduli lingkungan

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top