Senin, 15 Juli, 2024
Ilustrasi Gantung Diri.

Ilustrasi Gantung Diri. (Foto: net)

DENPASAR,MENITINI.COM-Seorang perempuan muda di Denpasar, ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar kos di Jalan Plawa, Banjar Pagan Tengah, Desa Sumerta Kauh Denpasar Timur pada Minggu (23/6/2024) pagi sekitar pukul 09.30 Wita.

Kakak kandung korban yang pertama mengetahui peristiwa tersebut mengatakan, sebelumnya ia sempat bertemu dengan adiknya pada Sabtu (22/6) sekitar pukul 24.00 wita. Bahkan, ia membawakan makanan kesukaan adiknya itu berupa mie goreng. Sekitar pukul 24.00 Wita, kakaknya kemudian pulang ke rumahnya hendak istirahat. 

Lalu keesokan harinya, pada Minggu (23/6/2024) sekitar pukul 09.30 Wita, kakaknya mendatangi kamar kos adiknya, karena tidak datang bekerja. 

Saksi lalu menggedor pintu kamar namun tidak dibuka oleh korban. Mereka pun lantas curiga melihat dari luar kamar pada ventilasi terdapat selendang (kain) yang terikat diventilasi. 

BACA JUGA:  Seorang Ibu Berusia 23 Tahun di Ambon, Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

“Kedua saksi lantas menggedor sambil berteriak dan menyuruh penghuni kos lainnya untuk ikut untuk membuka kamar,” ucap Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi.  

Bersama dengan penghuni kos lainnya, mereka kemudian naik ke lantai 2 dan mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam. Namun tidak bisa. Beruntung tak lama pemilik kos datang memberikan kunci serep. Para saksi menyaksikan korban tewas dalam kondisi gantung diri menggunakan selendang kain terikat di leher. 

Beberapa saat, Tim Identifikasi Polresta tiba dan melakukan olah TKP. Hasil pengecekan murni gantung diri dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan lainnya. Namun pada pergelangan tangan kiri terdapat luka sayatan benda tajam. 

BACA JUGA:  Seorang Ibu Berusia 23 Tahun di Ambon, Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sementara di meja terdapat pisau dapur warna biru dan gunting kecil warna biru. Sedangkan di samping pintu terdapat kursi kayu yang diduga sebagai pijakan korban. Sekitar pukul 11.38 Wita, petugas ambulans BPBD kota Denpasar membawa jenasah untuk proses visum lebih lanjut. 

“Apabila tidak ditemukan unsur tindak pidana, polsek denpasar timur akan menghubungi keluarga korban untuk kelengkapan administrasi penyelidikan,” ungkapnya. *

  • Editor: Daton