Siklus Tahunan Danau Batur, Air Warna Hijau Disertai Semburan Belerang

Kondisi Danau Batur akibat siklus tahunan

KINTAMANI, MENITINI.COM Semburan belerang merupakan siklus tahunan yang muncul di perairan Danau Batur, Kintamani. Kondisi itu membuat para pemilik keramba jaring apung (KJA) khawatir ikan-ikan peliharaan mereka bakal mati. 

Sejak Minggu (28/2/2021) pagi, air permukaan Danau Batur yang awalnya  bening mulai tampak hijau. Peristiwa ini diduga sebagai dampak perputaran sirkulasi air permukaan dengan dasar, yang seringkali disertai semburan belerang dari dasar danau.

Kadis PKP Bangli, I Wayan Sarma, Minggu (28/2/2021), fenomena alam siklus tahunan di Danau Batur. “Up welling (siklus tahunan) adalah peristiwa pertukaran air di permukaan dengan di dasar danau, yang diakibatkan arus angin. Peristiwa ini, di samping ditandai air danau menjadi kehijauan, juga sering diiringi dengan semburan belerang di beberapa titik,” jelasnya.

BACA JUGA:  Diaspora Flotim Jakarta Kirim Bantuan ke Adonara

Bila semburan belerang nanti di atas ambang batas dan berlangsung lama, kemungkinan besar  disertai dengan matinya ikan dan biota dalam perairan.

Fenomena ini terpantau sejak pagi, dan pembudidaya ikan keramba jaring apung tidak berani mendekat, karena angin bertiup kencang.

Disinggung soal semburan belerang, dia mengaku belum bisa memastikan. Sebab, angin kencang disertai hujan deras masih terjadi di seputaran Danau Batur. “Sesuai laporan yang kami terima, belum ada petani yang berani turun karena cuaca masih buruk. Padahal banyak ikan di KJA mereka terjebak, karena jaring tersangkut sebagai dampak terjangan angin kencang,” urainya.

Terkait ikan yang mati, dia menyebut belum ada laporan. Namun, instansinya sudah melakukan antisipasi dengan sosialisasi ke masyarakat melalui surat edaran maupun lewat penyuluh perikanan. Selain itu melakukan pengamatan terkini kondisi danau oleh penyuluh perikanan untuk memeriksa indikator pencemaran perairan.

BACA JUGA:  Wisatawan ke Penglipuran Membludak, Tembus 2.000 Per Hari

Saat ini, sambungnya, terdapat 9.300 KJA di kawasan Danau Batur berukuran 4 x 4 meter. Dari data tahun 2020, produksi ikan nila dari Danau Batur mencapai 4.328 ton.M72/poll

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*