Seribu Penari Pentaskan Tari Rejang Renteng

Pentas tari Rejang Renteng
Pementasan tari Rejang Renteng dengan melibatkan serkibu penari di Sirkuit All In One Jembrana, Senin (26/12/2022). (Foto: Menitini/M-011)

NEGARA,MENITINI.COM-Serangkaian upacara Melaspas Sirkuit All in One yang berlokasi di Desa Pengambengan Kecamatan Negara, Jembrana, sebanyak 1.000 orang menari Rejang Renteng secara massal. Upacara melaspas dipuput oleh Ida Pandita Mpu Siwa Muni Birudhaksa dari Griya Sakti Madu Kesawa Desa Pergung, Senin (26/12/2022).

Para penari berasal dari berbagai organisasi wanita di Kabupaten Jembrana, mulai dari kabupaten hingga PKK tingkat desa kelurahan.

Pementasan tari rejang massal itu serangkaian kegiatan jelang diresmikannya sirkuit all in one di Desa Pengambengan kata Bupati Jembrana, I Nengah Tamba di sela-sela rangkaian kegiatan upacara Melaspas.

“Melaspas dan mecaru rangkaian daripada peresmian Sirkuit All in One, dan kita isi dengan tarian Rejang Renteng sebanyak seribu penari yang diisi oleh ibu-ibu PKK, Dharma Wanita dan Gerakan Organisasi Wanita Kabupaten Jembrana,” ucap Bupati Tamba.

BACA JUGA:  Bupati Tamba Buka Angkringan 88 di Pekutatan 

Lanjutnya, peresmian Sirkuit All in One yang juga dirangkai dengan kegiatan akhir tahun akan kembali menampilkan tari massal yang melibatkan anak-anak sekolah. Tidak tanggung-tanggung, Bupati Tamba mengatakan pementasan itu akan melibatkan lebih dari dua ribu penari.

“Nanti di tanggal 30 Desember 2022 akan ada 2023 penari dari anak-anak SMP disini untuk menyambut tahun baru 2023 yang diiringi 50 Jegog,” imbuhnya.

Advertisements
Seribu penari menarikan Tari Rejang Renteng. (Foto: Menitini/M-011)

Pihaknya akan secara rutin menyelenggarakan kegiatan seni budaya di tempat tersebut, harapannya agar menjadi pusat seni budaya dan sebagai objek kunjungan wisata.

“Kita terus bangkitkan suasana disini supaya benar-benar menjadi pusat kunjungan destinasi wisata di Jembrana. Ini akan menjadi kalender event. Kita juga sudah lihat antusias dari dukungan masyarakat,” ujarnya.

Menyikapi keinginan Bupati Tamba menjadikan Sirkuit All in One sebagai pusat kunjungan wisata, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara menjelaskan telah mengambil langkah berkoordinasi dengan para pelaku seni, pihaknya pun  merencanakan akan menggelar berbagai event secara rutin di tempat tersebut.

“Kita telah berdikusi dengan budayawan dan seniman, sebagaimana arahan Bapak Bupati akan kita buat event regular disini, apakah mingguan, bulanan atau sebagainya,” ucapnya.

Sapta Negara melihat pasca dibukanya Sirkuit All in One tersebut, antusias masyarakat dapat dilihat secara langsung. Selain itu berbagai UMKM juga mulai tumbuh di sekitar area Sirkuit All in One.

“Dengan sudah dilaunchingnya, masyarakat antusias ingin mengetahui apa objek yang ada disini. Ini akan kita jadikan suatu tempat untuk pentas seni budaya baik modern maupun tradisional,” pungkasnya. (M-011)

Editor: Daton