logo-menitini

Satu Keluarga di Kota Denpasar Produksi Sampah Sisa Makanan 0,34 Kilogram Perhari

IMG-20210103-WA0001
Setiap musim hujan sampah berserakan di di sejumlah pantai di Badung termasuk Pantai Kuta. Setelah dikumpulkan lalu diangkut ke TPA Suwung.

“PPLH Bali juga memberikan rekomendasi atas hasil riset ini diantaranya pengurangan sisa makanan, pemanfaatan food waste untuk budidaya maggot, kompos, ecoenzim. Selain itu sebelum jadi sisa makanan hendak bisa berbagi dengan yang lain dari pada jadi sampah,” kata Koordinator Riset , PPLH Bali, Ni Made Indra Wahyuni dalam keteranganya di Denpasar pada Senin (14/2/2022). 

BACA JUGA:  Menteri LH Dorong Bali Berbenah, TPA Suwung Tutup Maret 2026

Sementara Ni Made Suparmi dari Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar mengaku sangat terkejut mendengar hasil riset PPLH Bali terkait dengan food waste yang ternyata begitu tinggi. Apalagi selama ini Kota Denpasar sangat bergantung dengan desa-desa lain soal ketersediaan pangan. Mengingat  Denpasar tidak memiliki lahan yang cukup untuk bertani. 

BACA JUGA:  Sampah Tak Terkendali, Menteri LH Ultimatum Kepala Daerah

“Oleh karena itu ada beberapa upaya yang sudah kami lakukan diantaranya sosialisasi dan pelatihan pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman), Pemanfaatan pekarangan rumah untuk P2L atau KRPL (Urban Farming), Pengawasan keamanan mutu pangan segar di kelompok P2L/KRPL maupun produk segar yang ada di pasaran,” papar Suparmi.

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>