Rute Balik Papan – Denpasar Makin Seksi, Bandara Ngurah Rai Tersibuk Dari 15 Bandara di Indonesia

KUTA,MENITINI.COM – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali menambah frekuensi penerbangan dengan beroperasinya rute Balikpapan oleh maskapai Batik Air secara perdana pada hari Sabtu (27/1/2024).

Penerbangan perdana maskapai Batik Air dengan rute Balikpapan–Denpasar menggunakan nomor penerbangan ID 6765. Pesawat dengan tipe Airbus A320 itu mendarat dengan disambut water salute di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 08.00 Wita.

Pesawat tersebut mengangkut sebanyak 101 penumpang. Penerbangan ini dijadwalkan untuk terbang setiap hari dalam satu minggu.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai  Bali, Handy Heryudhitiawan, sebelumnya rute dari dan menuju Balikpapan dilayani oleh tiga maskapai yakni Citilink, Lion Air, dan Indonesia Air Asia.

Dengan bertambahnya frekuensi rute Balikpapan oleh maskapai Batik Air, ia berharap dapat semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan perjalanan dari atau menuju Balikpapan. “Sebagai salah satu kota terbesar di Kalimantan, kami yakin rute Balikpapan – Denpasar akan menjadi rute yang menjanjikan bagi pertumbuhan pariwisata di Pulau Bali,” ucapnya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Daya Beli, Pj Walikota Tual Ajak ASN Gelar Apel dan Belanja di Pasar UN

Optimisme tersebut didukung data bahwa selama tahun 2023, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah melayani sebanyak 186.469 penumpang dari dan menuju Balikpapan secara keseluruhan. Pihaknya melihat rute Balikpapan merupakan salah satu rute favorit di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Dengan adanya penambahan frekuensi terbang dari dan menuju Balikpapan ini diharapkan dapat semakin meramaikan rute tersebut. “Kami ucapkan selamat kepada Batik Air atas beroperasinya rute Balikpapan – Denpasar – Balikpapan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kami senantiasa mendorong kepada rekan-rekan maskapai untuk dapat memanfaatkan slot penerbangan yang tersedia agar Pulau Bali dapat makin terkoneksi dengan wilayah lain di dalam maupun luar negeri. Mohon doa dan dukungan seluruh pihak,” tandasnya

BACA JUGA:  Liburan Dua Hari, Penumpang di Bandara Ngurah Rai Melonjak

Sebagai tambahan informasi, saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani sebanyak 20 rute domestik dengan dilayani oleh 11 maskapai.

Di sepanjang tahun 2023, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai secara keseluruhan melayani sebanyak 21.452.157 penumpang dan pihak bandara mempediksikan terdapat pelayanan kepada 23,6 Juta penumpang domestik dan internasional di tahun 2024.

Disisi lain, sepanjang tahun 2023 jumlah pergerakan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang mencapai 21.454.012 orang. Hal itu menjadi yang tertinggi diantara 15 bandara yang berada dibawah naungan PT Angkasa Pura I (AP1).

Jumlah ini mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, yakni sebesar 71 persen dibandingkan dengan jumlah pergerakan penumpang pada 2022 yang sebanyak 12.523.546 pergerakan.

Direktur Utama AP1 MMA Indah Preastuty menerangkan tingkat pemulihan atau recovery rate jumlah pergerakan penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai tahun 2023 tumbuh 89 persen dibandingkan tahun 2019.

BACA JUGA:  Jelang Hari Raya, Masyarakat Menjerit LPG 3 Kg Langka

Tingginya angka pergerakan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi sebuah pertanda bahwa minat masyarakat untuk berwisata semakin pulih seiring waktu. Bali sendiri masih menjadi destinasi pariwisata unggulan yang semakin diminati.

Jumlah pergerakan penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai sebanyak 21.454.012 orang terdiri atas 9.918.573 pergerakan penumpang rute domestik dan 11.535.439 pergerakan penumpang rute internasional.

Hal itu juga mengatakan bahwa Bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi satu-satunya bandara AP1 dengan jumlah pergerakan penumpang rute internasional yang lebih tinggi dibandingkan rute domestik.

“Jumlah pergerakan penumpang rute internasional yang keluar masuk ke Bali tahun 2023 mengalami lonjakan pertumbuhan yang mengesankan, yakni sebesar 83 persen,” terangnya. (M-003)

Editor: Daton