Dishub Badung melakukan pemantauan dan evaluasi lapangan secara rutin dengan menyesuaikan volume kendaraan terhadap kapasitas jalan. Hasil sementara menunjukkan arus lalu lintas padat lancar pada jam sibuk dan relatif lancar di luar jam puncak.
Meski demikian, masih ditemukan sumbatan di beberapa mulut simpang yang akan ditindaklanjuti melalui rekomendasi pelebaran infrastruktur. Sistem satu arah yang diterapkan melalui MRLL juga mulai dirasakan manfaatnya, dengan waktu tempuh yang lebih efisien meskipun jarak tempuh sedikit bertambah.
“Respons masyarakat masih dalam tahap adaptasi, namun dukungan juga datang dari pelaku transportasi yang sudah merasakan dampak positif kebijakan ini,” pungkasnya.*
- Editor: Daton









