DENPASAR,MENITINI.COM-Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar saat ini merawat dua pasien probable hepatitis akut. Direktur Pelayanan Medis RSUP Sanglah Denpasar Ketut Ariawati menjelaskan, saat ini RSUP Sanglah Denpasar memang sedang merawat dua pasien yang patut diduga (Probable) terkonfirmasi hepatitis akut. “Kami mendapatkan rujukan dari dua rumah sakit swasta di Bali.
Dari gejala awal secara klinis, memang patut diduga bahwa keduanya terkonfirmasi hepatitis akut. Namun kami harus menunggu hasil lab dari pusat. Hasilnya sampai kemarin siang belum turun sekalipun sampel sudah dikirim beberapa hari yang lalu. Kedua pasien tersebut berumur 3 tahun dan 12 tahun,” ujarnya di Denpasar, Minggu (29/5/2022).
Menurutnya, gejala klinis awal memang mengarah ke hepatitis akut, seperti demam, diare, mual, muntah, mata kuning, beberapa bagian kulit juga kuning. Namun untuk hasil finalnya harus sesuai laboratorium pusat dari Kementerian Kesehatan. Sampel sudah dikirim, seperti urin, veses, liur dan darah. Saat ini kondisi pasien terus membaik karena sudah dirawat secara intensif oleh tim dokter. Kedua pasien tersebut dirujuk oleh rumah sakit swasta setelah direkomendasikan oleh dokter anak dengan hasil diagnosa klinis awal. Rujukan tersebut sangat penting karena penanganan rumah sakit swasta belum dilengkapi dengan peralatan yang mendukung.
“Setelah dirawat intensif, kondisinya terus membaik. Bisa saja pasien pulang sebab kondisi fisik sudah sehat,” ujarnya.
Ariawati mengatakan, secara umum RSUP Sanglah Denpasar saat ini sudah siap melayani pasien hepatitis akut yang penyebabnya belum diketahui. Fasilitas seperti ruang perawatan khusus, tenaga medis, ruang isolasi dan seterusnya. Jumlah ruangan dinilai cukup sebab sudah teruji saat penanganan Covid19 sebelumnya. Terkait dengan antisipasi Bali sebagai pintu masuk destinasi wisata, ia mengakui hingga saat ini belum ada koordinasi dari pusat dengan RSUP Sanglah Denpasar. Pihaknya selalu siap melakukan yang terbaik untuk antisipasi kasus positif hepatitis akut. M-006