Promosi Kepariwisataan Chengdu Tiongkok Digelar Indonesia

JAKARTA,MENITINI.COM-Kegiatan Promosi Kepariwisataan Chengdu Tiongkok di Indonesia, “Meet in the Park City·Roam Happy Chengdu” telah berlangsung di Jakarta. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Kebudayaan, Radio, Televisi, dan Pariwisata Chengdu, Tiongkok, dengan melibatkan Chengdu Media Group melalui Chengdu International Media Co., Ltd. sebagai pihak pelaksana.

Sebanyak 40 orang, termasuk perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Asosiasi Kepariwisataan Indonesia, serta instansi pemerintah lokal lain, perwakilan perusahaan pariwisata dan pakar industri pariwisata turut berpartisipasi. Bersamaan dengan acara ini, ajang “Chengdu Cultural Tourism Promotion Image Exhibition” pun berlangsung. Pameran yang berlangsung dari 29 September hingga 1 Oktober ini terbuka bagi masyarakat Indonesia, serta menampilkan visual Chengdu.

Sichuan dan Indonesia telah lama bekerja sama dalam program kota kembar (sister city), ekonomi dan perdagangan, pendidikan, kebudayaan dan pariwisata, serta bidang-bidang lain. Chengdu, pintu gerbang internasional di Tiongkok barat, dan Jakarta, pusat transportasi darat dan laut di Indonesia, dapat ditempuh hanya lima jam dengan pesawat terbang. Kedua kota ini berperan sebagai jembatan penting dari Asia menuju Oseania. Lebih lagi, kedua kota ini mempromosikan kerja sama ekonomi dan perdagangan antarwilayah, serta pertukaran budaya.

BACA JUGA:  Terkait Pajak Hiburan, Pemkab Badung Rumuskan Instrumen Hukum Untuk Membantu Pelaku Usaha Pariwisata

Di acara tersebut, Adila Chaerman, Kepala Pemasaran Pariwisata Asia Timur Biro Pemasaran Regional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, menyampaikan paparan yang menilai Chengdu sebagai tempat asal panda raksasa. Menurutnya, Chengdu mengusung jalinan persahabatan dan harmoni, serta panda raksasa berperan sebagai sosok yang membawa pesan perdamaian. Gaya hidup masyarakat Chengdu yang nyaman bahkan menarik arus kunjungan wisatawan dari seluruh dunia. Chaerman menjelaskan, Chengdu dikenal sebagai “kota yang sulit ditinggalkan setelah Anda berlibur di sana”. Chaerman berharap, kedua pihak akan mempererat kegiatan pertukaran dan kerja sama. Menurutnya lagi, setiap orang diajak untuk menelusuri setiap jalanan di Chengdu, menikmati kuliner lezat, mengeksplorasi pemandangan yang indah, menemui panda, serta mempelajari pesona dan kebahagiaan Chengdu.

BACA JUGA:  Kuta Dinilai Kumuh, Begini Kata Wakil Ketua DPRD Badung

10 Rute Terbaik untuk Tur Wisata Inbound Membangun kota wisata yang terkenal di dunia

Sejak 2015, menurut data “Buku Tahunan Statistik Chengdu”, Indonesia telah berkali-kali tercantum dalam daftar sepuluh besar yang negara asal wisatawan yang berkunjung ke Chengdu. Maka, dalam kegiatan promosi ini, “10 Rute Terbaik untuk Tur Wisata Inbound” menarik minat pelaku industri kepariwisataan di Indonesia.

“10 Rute Terbaik untuk Inbound Tour dari Chengdu” terdiri atas “Inheriting Craftsmanship – Intangible Cultural Heritage Tour”, “Taste of Shu – Elegance of Chengdu”, “Chasing the Three Kingdoms – Starting from Jinguan”, “Feng Yun in the Ancient Capital – Learning from the Ancient and the Present”, “See Chengdu in Rongbao – Dynamic New City”, “Rural Aesthetics – Art Journey”, “Warm Sunshine in Winter – Park City under the Snow Mountains”, “Journey through the Secret Land of the West”, serta “Modern City – Twin Cities Life Journey”. Setiap rute ini memiliki karakteristiknya masing-masing, serta memperlihatkan daya tarik dan pesona Chengdu bagi wisatawan Indonesia. *

  • Editor: DRB