Tak Hanya Anak, Phone Addiction Mengintai Orang Dewasa

Ilustrasi pengguna handphone
Ilustrasi pengguna handphone. (MENITINI/Istimewa)

Jika kita menilik berita sepanjang pandemi, maka tidak jauh-jauh dari peningkatan infeksi virus yang diiringi dengan peningkatan penggunaan sarana teknologi. Smartphone pun tidak luput menyumbang peningkatan ini. Sisi baiknya, kita tetap dapat bersosialisasi dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Sisi buruknya, dengan penambahan waktu menatap layar gadget, ternyata menimbulkan kecanduan alias phone addiction. Mungkin yang lebih banyak disorot adalah kecanduan pada anak, padahal orang dewasa juga memiliki resiko kecanduan yang lebih besar.

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita berkenalan dulu dengan topik hari ini.

Apa itu phone addiction?

Berdasarkan penelitian, phone addiction merupakan serangkaian gejala yang terdiri dari 4 komponen utama yaitu, penggunaan secara obsesif disertai perilaku berulang, rasa cemas atau ketergantungan saat jauh dari smartphone, penggunaan smartphone yang sangat intens dan timbul gangguan pada hubungan sosial dengan sekitar. Singkatnya, penggunaan smartphone secara berlebihan dan timbul keterikatan yang mengganggu fungsi sosial kita.

BACA JUGA:  Kisah Asmara, Terlalu Romantis, Mahasiswa Ini Dipenjara, Denda Rp90 Juta

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*