Nyonya Rasniathi juga mengapresiasi antusiasme para peserta, mengingat seluruh rangkaian kegiatan disusun berdasarkan 10 Program Pokok PKK dan memanfaatkan literatur yang sudah ada tanpa pendampingan pelatih khusus.
Ia menegaskan, peran ibu-ibu Badung dinilai sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui gerakan PKK dan posyandu. Selain aktif berorganisasi, para ibu juga diingatkan pentingnya menanamkan kasih sayang kepada anak di rumah, tetap mendampingi suami, serta bijak dalam mengelola keuangan keluarga.
“Pengeluaran rumah tangga hendaknya disesuaikan dengan penghasilan agar tidak terjebak hutang akibat godaan promo. Tahun ini menjadi kali pertama peringatan Hari Ibu di Kabupaten Badung digelar dengan skala semeriah ini, dan panitia juga telah menyiapkan berbagai hadiah bagi peserta maupun pemenang lomba,” pungkasnya.*
- Editor: Daton









