Pertamina Eco RunFest 2026 Usung Tujuh Inisiatif Lingkungan, Target Nol Jejak Sampah

(Ki-ka) Moderator, Atlet Pemegang Rekor Nasional Odekta Elvina Naibaho, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov DKI Jakarta Andri Yansyah, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron, Ketua Komisi PB PASI Setyo Haryo, dan Race Director Pertamina Eco RunFest 2026 Reza Puspo berbincang dalam konferensi pers Pertamina Eco RunFest 2026 di Jakarta, Rabu (26/8/2026). Mengusung tema “Spark the Change, Leave Zero Trace”, Pertamina mengajak publik untuk berbuat nyata dalam mengurangi, memahami, dan terlibat langsung dalam pengolahan sampah plastik lewat berbagai kegiatan.
(Ki-ka) Moderator, Atlet Pemegang Rekor Nasional Odekta Elvina Naibaho, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov DKI Jakarta Andri Yansyah, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron, Ketua Komisi PB PASI Setyo Haryo, dan Race Director Pertamina Eco RunFest 2026 Reza Puspo berbincang dalam konferensi pers Pertamina Eco RunFest 2026 di Jakarta, Rabu (26/8/2026). Mengusung tema “Spark the Change, Leave Zero Trace”, Pertamina mengajak publik untuk berbuat nyata dalam mengurangi, memahami, dan terlibat langsung dalam pengolahan sampah plastik lewat berbagai kegiatan. (Foto: istimewa)

JAKARTA,MENITINI.COMPertamina Eco RunFest 2026 kembali digelar dengan membawa pesan kuat tentang keberlanjutan lingkungan. Memasuki tahun ke-13, ajang olahraga dan festival tersebut mengusung tema “Spark the Change, Leave Zero Trace” dengan fokus mendorong masyarakat mengurangi sampah sekaligus terlibat dalam pengelolaannya.

PT Pertamina (Persero) menyiapkan tujuh inisiatif keberlanjutan dalam pelaksanaan Eco RunFest 2026. Ketujuh program tersebut meliputi eco jersey, eco innovation, eco mission, eco talent, eco production, eco waste management, dan eco education.

Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin mengatakan, semangat keberlanjutan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Eco RunFest. Menurutnya, kegiatan yang awalnya berfokus pada olahraga kini berkembang menjadi festival yang memadukan olahraga, musik, gaya hidup, komunitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Bagi Pertamina, olahraga bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Olahraga mengajarkan kita tentang semangat, disiplin, ketangguhan, kebersamaan, dan konsistensi untuk terus bergerak maju,” kata Siddik dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut sejalan dengan komitmen Pertamina dalam menghadirkan energi bagi Indonesia sekaligus mendorong berbagai upaya untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, tujuh inisiatif keberlanjutan tersebut diterapkan secara langsung dalam berbagai rangkaian Eco RunFest 2026.

BACA JUGA:  BWC x KARFA Hadirkan Edukasi Pengelolaan Sampah Interaktif di Pesta Rakyat GWK 2026

“Pertamina Eco RunFest 2026 merupakan gerakan yang mengajak masyarakat berpartisipasi langsung untuk menjaga lingkungan. Inisiatif keberlanjutan ini bukan sekadar wacana, melainkan tertuang nyata pada berbagai mata acara, mulai dari penggunaan material produksi, pembuatan jersey lari, hingga pengelolaan sampah,” ujar Baron.

Salah satu penerapan prinsip keberlanjutan terlihat melalui eco jersey. Jersey peserta dibuat dengan memanfaatkan limbah botol plastik dan tekstil. Sementara prinsip ekonomi sirkular diterapkan melalui eco production dengan mengoptimalkan material hasil daur ulang, material sewa, serta menggunakan kembali sejumlah elemen produksi dari penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Pertamina juga menerapkan eco waste management di seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari konferensi pers, road to event, hingga pelaksanaan utama Eco RunFest. Pengelolaan sampah organik turut dilakukan melalui Maggot Corner.

Di sisi lain, aspek inovasi melibatkan generasi muda melalui eco innovation. Pelajar diberikan ruang untuk mengembangkan berbagai solusi pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

Program eco mission diarahkan agar penyelenggaraan Eco RunFest memberikan manfaat bagi sekolah, masyarakat, dan ruang publik. Sementara eco talent melibatkan figur publik untuk mengampanyekan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Pertamina juga menghadirkan sustainability dashboard dan carbon calculator sebagai bagian dari eco education. Fasilitas tersebut membantu masyarakat memahami jejak lingkungan yang dihasilkan dari berbagai aktivitas.

Menariknya, seluruh keuntungan dari penjualan tiket Pertamina Eco RunFest 2026 akan didonasikan untuk mendukung pelaksanaan eco mission.

“Setiap tiket yang dibeli tidak hanya menjadi bagian dari keikutsertaan saja, tetapi para peserta bisa memberikan manfaat nyata buat berbagai program lingkungan,” kata Baron.

BACA JUGA:  DLH Bangli Siapkan Teknologi Pirolisis di PTA Landih

Pertamina Eco RunFest 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember 2026 di kawasan Gelora Bung Karno dan Istora, Senayan, Jakarta. Penyelenggara menargetkan kehadiran 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut turut ditunjukkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov DKI Jakarta Andri Yansyah, Ketua Komisi Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Setyo Haryo Wibisono, serta atlet pemegang Rekor Nasional Odekta Elvina.

Adapun penjualan tiket dimulai melalui aplikasi MyPertamina pada 27 Agustus 2026 khusus untuk Redemption Points MyPertamina. Penjualan untuk publik dibuka mulai 28 Agustus 2026.

Pertamina berharap berbagai inisiatif yang dihadirkan dalam Eco RunFest 2026 tidak berhenti ketika acara berakhir, tetapi dapat mendorong masyarakat menjadikan perilaku ramah lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari. (M-011)

  • Editor: Daton
Iklan
Scroll to Top