Penembakan di Mal Wisconsin AS, Delapan Orang Dewasa Terluka

: Suasana di Mall Wisconsin usai penembakan polisi memasang garis polisi

BALI,MENITINI.COM Delapan orang terluka dalam penembakan di pusat perbelanjaan Wisconsin, Amerika Serikat sementara pelaku masih dalam pengejaran polisi. “Ketika pasukan tambahan datang, penembak sudah tidak berada di lokasi,” begitu isi pernyataan kepolisian Wauwatosa.

FBI dan pihak kepolisian Milwakee lewat akun Twitter menyatakan mereka masih berada di tempat kejadian di Mayfair Mall di Wauwatosa, Wisconsin, untuk membantu petugas setempat mengatasi kejadian

Dari korban terluka, tujuh di antaranya merupakan orang dewasa sementara satu lainnya seorang remaja. Tidak diketahui tingkat keparahan luka-luka korban, namun walikota Wauwatosa, Dennis McBride, mengatakan kepada ABC News bahwa nyawa mereka tidak terancam.

Polisi mengatakan ciri-ciri pelaku adalah pria kulit putih di rentang usia 20-30 tahun.

BACA JUGA: 
Labelisasi Teroris Bagi KKB Berdampak Sentimen Negatif Terhadap Pemerintah dan Pendatang

Berdasarkan video yang beredar luas di dunia maya, puluhan pekerja langsung berlari mencari perlindungan di dalam mall ketika penembak beraksi

Seorang pengunjung, Jill Wooley, menceritakan kepada stasiun televisi lokal bahwa dia sedang berbelanja bersama ibunya yang berusia 79 tahun ketika suara tembakan terdengar “Saya langsung tahu bahwa itu suara tembakan, dan tembakannya terdengar beruntun,” kata Wooley kepada stasiun WDJT. “Kami langsung tiarap ke lantai,”uajrnya lagi.  

“Saya rasa kami semua sudah paham dengan hal ini. Kami semua pernah mendengar mengenai penembakan di tempat umum seperti ini. Dan saya kira kami semua sudah memikirikan apa yang harus kami lakukan dalam situasi seperti ini.”

BACA JUGA:  25 Bekas Anggota NII, ada Empat Perempuan Ikut Sumpah Kembali ke NKRI

Perusahaan pengelola mall mengatakan, mereka marah karena pengunjung dan penjaga toko harus mengalami insiden kekerasan.”Kami berterima kasih atas reaksi Kepolisian Wauwatosa dan kami akan bekerja sama dengan mereka dalam penyelidikan lebih lanjut,” katanya.poll

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*