Pendukung Rizieq Tebar Teror, Kabaharkam: Kapolda Harus Berani Bertindak

Kabaharkam Polri, Komjen Agus Andrianto

JAKARTA,MENITINI.COM Ratusan pendukung dan simpatisan Rizieq Shihab menggelar aksi di sejumlah kota di Jabodetabek. Mereka juga menebar teror di sejumlah tempat.

Ratusan simpatisan dan pendukung  ini datang kantor polisi minta agar mereka juga ikut ditahan bersama bos mereka. 

Salah satu aksi protes tersebut diwarnai dengan pelemparan bom molotov di Polda Sulawesi Selatan dan adanya massa di Polres Ciamis pada Minggu, 13 Desember 2020.

Dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari Tribrata News, aksi protes tersebut mendapatkan perhatian dari Kabaharkam Polri, Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H.,M.H.

Agus mengingatkan Kapolda bersiaga mengantisipasi kejadian yang sama terjadi. Ia minta agar Kapolda Harus berani bertindak, apalagi kegiatannya melanggar hukum.

BACA JUGA:  Bandara Ngurah Rai Layani Lima Juta Penumpang, Bulan Agustus Dominan Turis Domestik

Ia mengatakan, prinsipnya lebih baik bertindak dan menuai risiko daripada tidak sama sekali, yang justru berdampak kepada kecemasan di masyarakat.”Merusak fasilitas umum yang dibangun dengan uang masyarakat bentuk perbuatan melawan hukum. Negara ini ada aturan dan kami berkewajiban menegakkan aturan itu, negara tidak boleh ragu apalagi takut,” tegas Agus.

Agus mengingatkan, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., telah mengeluarkan telegram khusus untuk peningkatan keamanan cukup sebagai acuan dasar bertindak.

Hal tersebut terlihat dari Kapolda yang dimutasi karena dianggap mengabaikan kerumunan besar sebagai pelanggaran protokol kesehatan.

“Sudah ada contoh beberapa Kapolda dimutasi. Terjadi kerumunan yang mengabaikan protokol kesehatan. Arahan Bapak Kapolri sudah jelas dan tentu saja para Kapolda akan melaksanakan petunjuk dan arahan Bapak Kapolri,” terang Agus.M-71/dom/lex

BACA JUGA:  Moeldoko : Tak Ada Kriminalisasi Ulama, di Depan Hukum Sama

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*