Rabu, 29 Mei, 2024
Sebanyak 15 ogoh-ogoh terbaik perwakilan dari masing-masing kecamatan mengikuti parade dan lomba ogoh-ogoh di Catus Pata kota Negara, Selasa (21/3).

Sebanyak 15 ogoh-ogoh terbaik perwakilan dari masing-masing kecamatan mengikuti parade dan lomba ogoh-ogoh di Catus Pata Kota Negara, Jembrana Bali, Selasa (21/3). (Foto: M-011)

NEGARA,MENITINI.COM- Sebanyak 15 ogoh-ogoh terbaik perwakilan dari masing-masing kecamatan mengikuti parade dan lomba ogoh-ogoh di Catus Pata kota Negara, Selasa (21/3). Setiap kecamatan mengirimkan 3 ogoh-ogoh terbaik yang sebelumnya telah dilakukan seleksi oleh tim penilai yang didampingi langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Parade dan lomba ogoh-ogoh yang mengambil rute sepanjang jalan Sudirman ini, menarik perhatian ribuan masyarakat Jembrana untuk menyaksikan secara langsung kegiatan yang pertama kali digelar pasca pandemi Covid-19.

Untuk diketahui, sebelumnya seluruh Sekaa teruna teruni (STT) di kabupaten Jembrana telah menerima uang apreasiasi dari Pemkab Jembrana sebesar Rp 2,5 juta, kemudian untuk ogoh-ogoh yang mewakili masing-masing kecamatan, kembali memperoleh dana apresiasi sebesar Rp 7 juta.

BACA JUGA:  Temui Menparekraf, Bupati Tamba Rancang Festival Jembrana Bahagia

Bupati Tamba yang menyaksikan lomba ogoh-ogoh bersama dengan Wabup Ipat dan jajaran Forkopimda dan para undangan lainnya mengapresiasi kreativitas teruna teruni yang menampilkan parade ogoh-ogoh secara memukau. Tidak hanya ogoh-ogoh yang ditampilkan, para teruna teruni ini juga menampilkan fragmentari mengenai tema ogoh-ogoh yang dibuatnya.

“Saya menyambut baik kegiatan ini, di mana event ini bisa menjadi media untuk menuangkan imajinasi dan kreativitas sekaligus membangun rasa kebersamaan,” ungkap Bupati Tamba dalam sambutannya.

Ia menilai, pembuatan ogoh-ogoh oleh teruna teruni yang sudah sangat melekat pada hari raya Nyepi mencerminkan pelestarian budaya tetap dilaksanakan bahkan mampu menyesuaikan dengan perkembangan era saat ini.

“Ini membuktikan sekaa teruna teruni di Kabupaten Jembrana mampu menunjukkan eksistensi dalam melestarikan seni dan budaya,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Pengaman Pantai Pebuahan, Jembrana Mulai Dikerjakan Bulan Ini

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara mengatakan Pemkab Jembrana sendiri telah mengglontorkan anggaran sekitar Rp 873 juta untuk penyelenggaraan lomba keseluruhan. Yang dimana sebelumnya sebanyak 284 STT telah menerima dana apresiasi Rp 2,5 juta dengan total mencapai Rp 710 juta.

Untuk ogoh-ogoh yang mengikuti parade dan lomba di Catus Pata kota Negara, pihaknya mengaku Pemkab Jembrana kembali memberikan dana apresiasi sebesar Rp 7 juta per STT. Dan nantinya Ogoh-Ogoh terbaik akan kembali memperebutkan dana apreasiasi dengan total mencapai Rp 58 juta. 

“Juara I memperoleh Rp 20 Juta, Juara II memperoleh Rp 15 Juta, Juara III memperoleh Rp 10 Juta, Harapan I memperoleh Rp 8 Juta dan Harapan II atau Juara 5 memperoleh dana apresiasi Rp 5 Juta. Kemudian untuk Juara I, II, dan III nanti berhak mewakili Jembrana di lomba tingkat Provinsi. Mereka nantinya juga bakal mendapat dana apresiasi dari Pemprov Bali,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ribuan Umat Muslim Padati Jembrana Berholawat di Twin Tower

Selain itu juga, nantinya 3 ogoh-ogoh terbaik dikatakan akan ikut berpartisipasi dalam acara di kabupaten Jember, Jawa Timur pada bulan Mei mendatang. (rls)

Editor: Daton