logo-menitini

Pasar Mardika yang Baru Diresmikan Pemprov Maluku, Tak Mampu Tampung Pedagang

pasar mardika
Pasar Mardika Kota Ambon. (Foto: Istimewa)

AMBON, MENITINI.COMPasar Mardika yang baru diresmikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku tak mampu menampung pedagang. Sebab kapasitas tampung gedung Pasar Mardika hanya bisa memuat 1.700 pedagang yang telah terverifikasi. Sementara jumlah pedagang pasar ada sekitar 4.000 orang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku, Yahya Kotta, S.Pt., M. Si menyatakan mereka yang belum tertampung atau tidak kebagian nomor di gedung pasar baru tetap akan difasilitasi.

Yakni dengan memaksimalkan daya tampung gedung pasar baru.

Kepala Disperindag Provinsi Maluku, Yahya Kotta, S.Pt., M. Si. (Foto: M-009)

“Pemerintah memberikan ruang yang layak bagi para pedagang tanpa mengurangi jumlah pedagang yang telah atau belum tertampung sesuai dengan hasil verifikasi,” kata Kepala Disperindag Provinsi Maluku Yahya Kotta di Ambon, Rabu (24/4/2024).

BACA JUGA:  Prabowo Terima Laporan Realisasi Stimulus Ekonomi Triwulan I 2026, Anggaran MBG Capai Rp60 Triliun

Yahya menyebutkan, kapasitas gedung pasar baru bisa menampung 1.700 pedagang. Mereka adalah pedagang pasar yang identitasnya telah terverifikasi di kementerian perdagangan.

Sementara jumlah pedagang pasar ada sekitar 4.000 orang. Akibatnya sejumlah pedagang sempat protes dan mengamuk. Gedung Pasar Mardika ini baru diresmikan pada 18 April 2024.

Dikatakan, Dinas Disperindag bakal mengupayakan pedagang tidak lagi berjualan di luar.

Pasalnya area sekitar gedung Pasar Mardika baru itu bakal menjadi kawasan pasar modern.

Pedagang yang selama ini memanfaatkan badan jalan membuat area pasar terlihat semrawut dan mengakibatkan kemacetan.

“Akan kami siasati. Kami upayakan mereka tetap bisa tertampung di pasar baru sebab ada banyak aset Pemprov. Kami upayakan biar mereka bisa di situ,” sebutnya. 

BACA JUGA:  Sempat Melarikan Diri, Barry Pary Pelaku Pembunuhan di Liang Akhirnya Diamankan Polisi di Jakarta Timur 

Aset Pemprov yang berada di sekitar gedung pasar baru yakni lapak-lapak di depan Bank Mandiri dan pasar pisang serta area pabrik tahu yang pernah mengalami kebakaran.

Menurutnya Pemprov akan menempatkan sejumlah pedagang ke area itu. Rencananya juga akan dibangun pasar baru di area pabrik tahu untuk menampung pedagang lain. 

Untuk diketahui, Pasar Mardika baru terdiri dari tiga lantai. Lantai satu terdapat 89 meja Los pedagang ikan dan daging, 197 pedagang sayur dan buah dan bumbu.

Kemudian, lantai dua ditempati 52 pedagang makanan siap saji dan 389 pedagang sayur buah dan bumbu.

Lantai tiga khusus pedagang pakaian dan sembako sebanyak 151 kios, juga dilengkapi dengan ruang pujasera, pedagang makanan siap saji, dan pedagang barang elektronik. (M-009)

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>