ParagonCorp Dorong Ketahanan Air Jadi Fondasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.DV, FINSDV, dalam diskusi panel Water Security as a Foundation for Growth pada Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 di Jakarta, Rabu (7/10).
Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.DV, FINSDV, dalam diskusi panel Water Security as a Foundation for Growth pada Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 di Jakarta, Rabu (7/10). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, MENITINI.COM – Ketahanan air dinilai perlu menjadi bagian penting dalam strategi pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Hal ini disampaikan Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.DV, FINSDV, dalam diskusi panel Water Security as a Foundation for Growth pada Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 di Jakarta, Rabu (7/10).

Dalam forum yang berlangsung pada 6–7 Oktober 2026 tersebut, Sari memaparkan pendekatan ParagonCorp dalam mengelola air, mulai dari efisiensi operasional dan inovasi produk hingga kolaborasi dengan masyarakat serta perlindungan ekosistem.

“Bagi kami, ketahanan air dimulai dari dalam bisnis, tetapi tidak bisa berhenti di sana. Ini tentang bagaimana kita beroperasi, berinovasi, dan bekerja bersama untuk menjawab tantangan yang lebih besar,” ujar Sari.

BACA JUGA:  Antisipasi Banjir, Pemkot Denpasar Normalisasi 40 Titik Sungai dan Saluran Air

Ia menjelaskan, ParagonCorp mengawali upaya tersebut dengan mengukur dan memantau penggunaan air di sepanjang rantai nilai. Sejumlah fasilitas manufaktur perusahaan telah menerapkan sistem daur ulang air dengan kapasitas sekitar 11.500 meter kubik per tahun serta memanfaatkan pemanenan air hujan untuk kebutuhan operasional.

ParagonCorp juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam kegiatan pembersihan aliran sungai di sekitar area produksi.

BACA JUGA:  Menteri LH Dorong Ekonomi Sejalan dengan Pelestarian Alam

Meski demikian, evaluasi penggunaan air menunjukkan masih adanya peluang untuk meningkatkan efisiensi melalui teknologi pengolahan yang lebih maju. Salah satunya sistem close-loop, yang memungkinkan air diolah dan digunakan kembali secara berulang.

Halaman 1 dari 4
Scroll to Top