Menpora Apresiasi Pencipta Lagu ASEAN Para Sport, Natalia Sutrisno

JJAKARTA,MENITINI.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo memberikan apresiasi terhadap Natalia Sutrisno Tjahja yang telah membuat lagu ASEAN Para Sports, Natalia Sutrisno Tjahja. Lagu yang berjudul “The Greatest Love of APSF” itu dinyanyikan setiap ajang olahraga yang berada di bawah naungan ASEAN Para Sports Federation (APSF).

Menpora Dito memberikan apresiasi terhadap Natalia setelah lagunya itu dinyanyikan saat ASEAN Para Games 2023 Kamboja. Tentu hal tersebut menjadi suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia bahwa karya anak bangsa dipercaya dan mampu bersaing ditingkat internasional.

“Selamat sore, selamat datang di Kemenpora. Saya apresiasi sebuah karya yang sangat luar biasa. Ini sangat bagus, tentu kita mendukung untuk hal-hal baik seperti ini,” kata Menpora Dito di Kemenpora, seperti dikutip dari laman Kemenpora, Jumat (14/7/2023).

BACA JUGA:  Jembrana jadi Tuan Rumah Kejurnas Sprint Rally Putaran I

Dalam kesempatan itu, Natalia menyampaikan lagu itu bertemakan tentang semangat dan perjuangan para atlet penyandang disabilitas. Dia berharap karyanya dapat terus dikenang oleh banyak orang.

“Jadi saya menceritakan lagu itu yang mana sebuah lagu yang tidak ada nilai uangnya. Lagu ini saya persembahkan dari hati, tidak ada bayaran,” ujarnya.

Komposer dan penyanyi sekaligus pendiri Yayasan Maria Monique Last Wish Foundation ini bilang, lagu tersebut nantinya akan terus dikumandangkan setiap ajang ASEAN Para Games kedepannya.

“Anthem itu seterusnya setiap ASEAN Para Games akan dinyanyikan. Jadi awalnya itu bermula saat di ASEAN Para Games Solo, lagu saya itu ternyata membuat APSF kagum. Hingga akhirnya sampai sekarang dipercaya dan saya bersyukur,” jelasnya.

BACA JUGA:  Atlet Senam SKO Kemenpora Tampil Percaya Diri Pada Try Out di Thailand

Lebih lanjut, Natalia menerangkan dirinya juga dipercaya lagi untuk membuat lagu Asian Para Games 2023 di Hangzhou. Dia akan bekerja sama dengan musisi Dwiki Darmawan. “Nanti saya akan kolaborasi dengan Dwiki Darmawan. Saya diberi kepercayaan oleh Asian Paralympic Committee, dan ini juga tanpa nilai uang. Memang kita membuatnya dari hati,” pungkasnya. (M-011)

  • Editor: Daton