Senin, 24 Juni, 2024
Jaga lingkungan bonus kesehatan mental dan fisik - pexels

Jaga lingkungan bonus kesehatan mental dan fisik - pexels

DENPASAR, MENITINI.COM – Perubahan iklim adalah ancaman yang secara signifikan berdampak pada semua orang. Dampak yang awalnya sureal, kini dapat kita rasakan sehari-hari. Bahkan, banyak dari kita yang bersinggungan langsung. Jika Anda merasa cemas karena polusi dan perubahan yang terjadi pada iklim dan lingkungan, menghindar bukanlah jawabannya. Malah hal ini menjadi alasan bagi Anda untuk makin terlibat dengan alam. Terlibat atau terhubung dengan lingkungan alam ternyata memberi dampak positif bagi kesehatan kita. Salah satunya dengan mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental Anda. Tidak percaya? Simak lebih lanjut!

Pentingnya Menjaga Lingkungan

Usia bumi kita semakin tua. Perubahan iklim di abad ini telah mencapai titik bahaya yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan digadang-gadang melebihi masa revolusi industri. Abad ini, seluruh aspek sudah mengalami dampaknya. Contohnya peningkatan suhu, kekeringan yang meluas, dan bencana alam yang hebat bermunculan silih berganti. Tidak hanya kehendak Yang Kuasa saja, tapi ini tandanya bumi kita sudah mencapai titik jenuhnya.

Kita tidak dapat hanya berpangku tangan mengandalkan pemerintah. Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan saat ini lebih bersifat individu alias langsung berpengaruh pada kita masing-masing. Ketika kita semua melakukan bagian dalam menjaga lingkungan, kita mengubah kesehatan bumi kita menjadi lebih baik sedikit demi sedikit. Selain itu, sebuah penelitian menyebutkan bahwa tindakan menjaga lingkungan dapat membantu kita meningkatkan rasa kendali yang terkait dengan kesehatan mental kita.

BACA JUGA:  Menghitung Langkah vs Durasi Olahraga, Pilih Mana?

Manfaat Menjaga Lingkungan

Berpartisipasi untuk menjaga lingkungan tidak hanya bermanfaat bagi bumi saja. Saat kita berperan aktif, kesehatan fisik dan mental kita juga membaik. Bahkan beberapa dari Anda dapat memenuhi kebutuhan aktivitas harian setara olahraga. Belum lagi, Anda berkesempatan bertemu dengan komunitas-komunitas yang positif untuk kehidupan sosial Anda. Mari kita cek satu persatu!

Untuk Kesehatan Mental

Setiap kita pasti tidak terlepas dari kejadian menyakitkan alias trauma. Bicara tentang trauma tidak melulu tentang kejadian di masa lampau lho. Dalam lingkungan pekerjaan dan paparan stress berulang, trauma akan terus berkembang dalam diri kita. Aktivitas terkait menjaga lingkungan, terlebih terlibat dalam komunitas dapat membantu Anda mengelola emosi yang menyakitkan. Contohnya Anda tidak mendapat apresiasi seimbang oleh atasan, Anda dapat menyalurkan dalam komunitas yang lebih positif yang lebih mengapresiasi Anda.

Menghabiskan waktu untuk menjaga lingkungan dapat dilihat sebagai bentuk harapan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan mental. Harapan dalam dunia psikologi modern tidak berarti bahwa kita hanya menginginkan perubahan. Sebaliknya, harapan adalah proses aktif saat kita mempertahankan keyakinan pada kemampuan untuk berubah. Salah satunya melalui keterlibatan dalam perilaku pro-lingkungan. Akibatnya, kita akan menjadi lebih kreatif untuk menemukan solusi dalam kehidupan. Misalkan proyek bank sampah, adalah wujud harapan memberdayakan sampah sebagai sumber penghasilan tambahan.

BACA JUGA:  Dituding Merusak Lingkungan, Masyarakat Gili Indah Demo Tolak PT TCN Masuk Gili Meno

Selain itu, waktu yang kita habiskan bersama alam dapat mengurangi kelelahan kognitif, penurunan risiko penyakit mental, peningkatan suasana hati, dan harga diri yang lebih tinggi. Bahkan sekadar mendapatkan sinar matahari alami dapat memberikan manfaat bagi siklus tidur kita dan menghindarkan dari resiko depresi. Tapi ingat ya, selalu pakai tabir surya!

Untuk Kesehatan Fisik

Perubahan iklim adalah salah satu yang dampaknya sangat terasa. Apalagi saat musim panas, akhir-akhir ini terasa lebih terik dari biasanya. Belum lagi polusi udara, penurunan kualitas makanan dan air. Pendingin ruangan saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah ini. Kita tetap dapat berbuat sesuatu yang dalam jangkauan kita. Tidak harus menyelesaikan masalah 100%, namun kita dapat berkontribusi dari lingkungan tempat tinggal kita. Contohnya berkebun dan bercocok tanam sederhana.

Ketika kita bercocok tanam dan berkebun, hasilnya ada 2 macam. Pohon sebagai peneduh dan penyerap emisi karbon, hasil yang dapat kita konsumsi tanpa harus membeli, serta jumlah langkah dan aktivitas fisik berbasis rekreasi kita juga meningkat. Menghabiskan waktu bersama alam ternyata dapat memicu penurunan tekanan darah, detak jantung, dan adrenalin. Stimulasi natural dari alam dapat menurunkan fase waspada kita sehingga memberi organ tubuh regulasi yang lebih baik.

Kontribusi Sederhana untuk Lingkungan

Rasanya mustahil jika kita ingin langsung memberikan dampak yang besar bagi perubahan iklim. Namun dengan kontribusi sederhana kita bersama dalam komunitas, dampaknya akan lebih terasa. Berikut ini beberapa kontribusi sederhana yang dapat kita lakukan untuk menjaga lingkungan kita:

  • Bergabunglah dengan kebun komunitas. Kebun komunitas seperti kelompok RT/RW sekitar dapat membantu menciptakan sumber tanaman obat dan makanan sehat tanpa meningkatkan emisi akibat transportasi bahan makanan.
  • Gunakan sepeda Anda sebanyak mungkin, terutama untuk perjalanan singkat. Studi menunjukkan bahwa 25% senyawa organik yang mudah menguap terpancar dalam beberapa mil pertama perjalanan. Naik sepeda untuk perjalanan dapat membantu menurunkan polusi udara.
  • Berbelanja barang bekas. Industri pakaian menghasilkan 92 juta ton limbah setiap tahun. Membeli pakaian bekas dapat membantu mengurangi daur sampah pada lingkungan dan tetap tampil trendi tanpa menguras kantong.
  • Kurangi sifat konsumerisme. Mulailah dengan membatasi belanja barang yang kurang penting dan makanlah secukupnya. Selain lebih sehat tentunya akan lebih hemat.
  • Bergabunglah dengan organisasi yang berfokus pada lingkungan. Saat ini ada banyak sekali organisasi, silakan pilih yang programnya sesuai dengan Anda dan terstruktur. Terlibat dengan mereka juga merupakan salah satu bentuk liburan tipis-tipis lho.
BACA JUGA:  Minyak Zaitun Turunkan Risiko Kematian Terkait Demensia

Jadi, tunggu apa lagi? Tidak perlu menjadi Greta Thunberg kok. Satu langkah sederhana setiap harinya akan berbuah kebaikan bagi diri kita dan alam jika kita lakukan bersama. (M-010)