Lamhot juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengelola lonjakan aktivitas ekonomi selama Lebaran agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Menurutnya, berbagai kebijakan seperti rekayasa lalu lintas dan peningkatan layanan transportasi turut berperan dalam memperlancar distribusi ekonomi selama arus mudik.
“Semakin lancar mobilitas masyarakat, semakin besar pula potensi perputaran uang yang terjadi,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan pelaku industri dan sektor pariwisata untuk tetap menjaga standar pelayanan di tengah meningkatnya permintaan, guna menciptakan pengalaman positif bagi wisatawan domestik.
Lamhot berharap momentum Lebaran dapat dimanfaatkan sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi di daerah.
“Jika dikelola dengan baik, mudik Lebaran bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk pemerataan ekonomi,” pungkasnya. (M-011)
- Editor: Daton









