“Pendekatan digital relatif lebih sesuai untuk anak muda. Namun ke depan, kami juga ingin mengkaji potensi layanan kesehatan mental digital untuk populasi lain, tentu dengan dukungan pendanaan dan infrastruktur yang memadai,” ujarnya.
Ratih berharap pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, dapat mendukung inisiatif pengembangan layanan kesehatan mental digital tersebut, baik melalui masukan kebijakan maupun dukungan implementasi di lapangan.
“Dukungan pemerintah sangat penting agar layanan ini tidak hanya berhenti sebagai inovasi, tetapi bisa berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat,” katanya.*
- Editor: Daton









