Komplotan Penggelapan Mobil Jaringan Jatim – Bali Dibongkar Polres Bandara Ngurah Rai

Lima tersangka komplotan penggelapan mobil jaringan Jawa Timur–Bali. (Foto: Istimewa
Lima tersangka komplotan penggelapan mobil jaringan Jawa Timur–Bali. (Foto: Istimewa

Imbalan untuk Setiap Peran

Kapolres menjelaskan, DBP (BUD) menyiapkan seluruh biaya operasional dan menjanjikan imbalan Rp5 juta untuk penyewa (pemetik). Sementara perekrut mendapat Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta. Otak lapangan, NPOS (RE), menerima hingga Rp20 juta untuk setiap mobil yang berhasil digelapkan.

BACA JUGA:  Liburan di Kuta Berujung Teror: Polisi dan Istri Dikeroyok, Mobil Dirusak Oknum Debt Collector

Barang Bukti

Dari operasi ini, polisi mengamankan tiga unit mobil, sejumlah pelat nomor kendaraan diduga palsu, enam ponsel, SIM, dan uang tunai. Penyidik menduga komplotan ini telah beraksi berulang kali dan kini masih mendalami kemungkinan korban lainnya.*

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top