Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Pelabuhan Sanur

Pelabuhan Sanur
(foto: primaindonesialogistik.com)

DENPASAR,MENITINI.COM-Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengatakan kunjungan kerja spesifik komisi V DPR RI kali ini ke Bali merupakan tindak lanjut dari kunjungannya tahun 2019 lalu ke Sanur.

Oleh karena itu kedatangan komisi V DPR RI beserta tim ke Sanur ingin melihat langsung perkembangan kondisi terkini pembangunan pelabuhan sanur serta menginventarisir permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

“Kehadiran Komisi V DPR RI sebagai wujud dukungan untuk menghadirkan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman, Komisi V DPR RI meminta kepada Ditjen Perhubungan Laut, maupun stakeholder yang terkait, agar dalam pembangunan prasarana transportasi,” kata Ridwan saat berdialog dengan Kadishub Bali dan Denpasar serta direktur kepelabuhan Kemenhub, Sanur Bali, Kamis (15/9/2022).

BACA JUGA:  Incumbent DPRD Bali Dapil Jembrana Terancam Gagal

Khususnya, Pelabuhan Sanur ini, terang Ridwan, dapat dilaksanakan dengan memperhatikan standar dan kualitas konstruksi yang baik. Pihaknya berharap agar pemanfaatan Pelabuhan Sanur kedepan dapat menunjang pariwisata di Bali serta mempercepat bergeraknya perekonomian masyarakat sekitar serta menyambut perhelatan G-20 di Bali mendatang.

Ditempat yang sama Direktur Kepelabuhan Kemenhub Subagiyo menerangkan saat ini proyek yang digarap secara kumulatif telah mencapai 93 persen. sesuai rencana pada saat ini harusnya progres baru mencapai 88,9 persen artinya progres ini mengalami deviasi atau maju dari rencana sebesar 4 persen.

“Harusnya progres baru mencapai 88,9 persen, jadi proyek ini mengalami kemajuan yang signifikan,, proyek ini dibangun juga berkat dukungan dari Komisi V DPR RI yang telah memberikan berbagai usulan untuk realisasi proyek, pelabuhan ini akan menampung 26 kapal sandar, dengan jenis kapal wisata dan bobot maksimal 116 GT dan akan menghubungkan sejumlah tempat wisata di Nusa Penida, Nusa Lembongan, serta Nusa Ceningan,” pungkas Subagiyo. (RLS)

BACA JUGA:  Presiden PKS: Penundaan Pemilu 2024 Khianati Amanah Rakyat