Keturunan PKI Bukan Alasan Gagalkan Calon Prajurit

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Foto: Medcom/Yona)

JAKARTA,MENITINI.COM – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengingatkan kepada jajarannya bahwa keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) tidak boleh dijadikan alasan untuk menggagalkan calon prajurit dalam proses seleksi.

Jendral Andika mengatakan, panitia seleksi tidak punya dasar hukum untuk menggagalkan calon prajurit dengan alasan keturunan PKI.

“Yang dilarang itu PKI, yang kedua ajaran Komunisme, Marxisme, dan Leninisme. Itu yang tertulis,” kata Andika dalam siaran channel YouTube Jenderal Andika Perkasa di Jakarta, Rabu, 20 Maret 2022.

Andika meminta jajaran panitia seleksi penerimaan Prajurit TNI 2022 menghapus pertanyaan yang menanyakan hubungan kekerabatan calon prajurit dengan PKI. “Jangan kita mengada-ada. Saya orang yang patuh peraturan perundang-undangan. Ingat ini. Kita melarang pastikan kita punya dasar hukum,” kata Andika.

BACA JUGA:  Berita Terkini: Kapal Paspamres Tabrakan di Sungai Sebangau Saat Survei Kunjungan Jokowi

Dia memerintahkan panitia seleksi untuk tidak membuat aturan dan larangan yang tidak ada dasar hukumnya. Termasuk, terkait hubungan kekerabatan calon prajurit dengan PKI dan organisasi sayap (underbow) PKI.

“Zaman saya tidak ada lagi (larangan terkait) keturunan. Tidak, karena saya menggunakan dasar hukum,” tegas Andika.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*