logo-menitini

Kenali Abusive Relationship, Stop Normalisasi KDRT!

kdrt
Ilustrasi abusive relationship KDRT

Kesimpulan yang dapat kita tarik adalah, suatu hubungan berlandaskan cinta kasih tidak akan pernah melibatkan kekerasan. Menutup aib rumah tangga memang wajar, namun jika melibatkan KDRT, saatnya Anda mengambil sikap. Permintaan maaf tidak ada artinya jika perilaku serupa terus berulang. Jika umumnya diam adalah emas, pada kasus ini semakin Anda diam, semakin Anda mengijinkan abusive relationship. Anda tidak ingin fantasi cinta Anda berakhir di kantong jenazah akibat KDRT kan? Tidak ada yang normal dari KDRT! Yuk lebih tanggap dan waspada! Ingatlah bahwa Anda sangat berharga dan berarti. Ingatlah bahwa Anda adalah kunci utama untuk keluar dari abusive relationship. (M-010)

BACA JUGA:  Layanan Kesehatan Mental Digital Dinilai Jadi Solusi Akses dan Stigma di Indonesia
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>