Ia menilai, kawasan wisata harus mendapat prioritas pengamanan karena bersentuhan langsung dengan kenyamanan wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Keamanan yang terjaga akan meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat daya saing pariwisata Bali di tingkat internasional,” ujar Daniel.
Lebih lanjut, ia menekankan implementasi konsep Polri Presisi sebagai instrumen penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Konsep tersebut dinilai mampu menjadi perekat stabilitas sekaligus katalisator pertumbuhan ekonomi.
“Polri hadir bukan di luar pembangunan, tetapi berada di jantung pembangunan. Ketika sinergi terbangun kuat, keamanan menjadi energi yang mendorong kemajuan bangsa. Sinergi adalah kunci sukses pembangunan,” tegasnya.
Rapat pimpinan yang digelar oleh Kodam IX/Udayana itu diikuti para pejabat utama, komandan satuan, kepala badan pelaksana, serta jajaran Babinsa se-Bali. Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana juga menyerahkan cinderamata kepada Kapolda Bali sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam forum tersebut.*
- Editor: Daton









