DENPASAR,MENITINI.COM-Siapa sangka, buang sampah sembarangan bisa berujung babak belur? Sebut saja MR (33), seorang pria asal Masamba, Sulawesi Selatan, yang mengalami nasib sial pada Sabtu (15/3/2025) malam. Maksud hati hanya ingin membuang sampah, eh malah dapat ‘sambutan hangat’ dari sekitar 10 orang pria yang entah terinspirasi dari film laga atau seminar bela diri.
Kejadian ini bermula di samping Gereja Mawar Sharon, Jalan Buana Kubu, Denpasar Barat. MR yang dengan santainya membuang sampah di lokasi tersebut tiba-tiba didatangi gerombolan pria yang langsung mempertanyakan aksinya. Tak ingin banyak debat, MR memilih diam, yang ternyata justru menjadi sinyal ‘ayo hajar’. Tanpa banyak basa-basi, para pria itu mulai ‘mengekspresikan kekecewaannya’ dengan pukulan dan tendangan.
“Awalnya saya pikir cuma ditegur biasa, eh tiba-tiba…,” ujar MR dengan ekspresi masih syok.
Tak cukup sampai di situ, MR bahkan diseret ke Balai Banjar Buana Kubu, tempat di mana warga sedang sibuk membuat ogoh-ogoh. Nahasnya, kehadiran MR justru menambah hiburan di malam itu. Warga yang sedang asyik berkarya pun rupanya turut ambil bagian dalam ‘pelajaran lingkungan hidup’ ini.
Tak hanya mendapat bogem mentah, nasib MR semakin tragis ketika bajunya dilepas paksa hingga hanya menyisakan celana dalam. Bahkan ada yang berniat mencukur rambutnya, entah ingin mengubahnya jadi biksu atau cuma bercanda.
“Saya sudah minta maaf, bahkan siap bayar denda. Tapi mereka tetap menghajar saya,” tambahnya dengan nada sedih.

