Kamis, 18 Juli, 2024

Proses Evakuasi ratusan penumpang kapal yang kandas di Selat Bali. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, MENITINI.COM-KMP Gerbang Samudra 2 mengalami mati mesin saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Gilimanuk Bali, Minggu malam (17/9/2023). Akibatnya kapal yang mengangkut penumpang sebanyak 132 orang itu kandas sekitar 700 meter dari Dermaga Pelabuhan Gilimanuk Bali.

Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Hendri Gunawan saat dikonfirmasi Senin pagi (18/9/2023) mengatakan, kapal yang mengangkut kendaraan jenis truck, roda 4 dan juga roda 2 itu berangkat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi pukul 10.00 WIB.

 “Ketika mendekati Dermaga Gilimanuk, kapal mati mesin dan terbawa arus. Oleh kru, kapal hendak lego jangkar namun akibat arus yang kuat kapal KMP Gerbang Samudra 2 akhirnya kandas, Kapal itu mengangkut 132 orang diantara 114 orang WNA dan WNI serta 18 Orang ABK,” terang Dewa Hendri.

BACA JUGA:  KMP Samudera Utama Kandas di Selat Bali

Setelah menerima laporan, SAR Jembrana langsung mengerahkan personil menuju lokasi. Saat proses evakuasi dengan Tim SAR Gabungan posisi kapal masih stabil, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan 6 kali penjemputan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas dan Speed Boat Polair Jembrana. Semua penumpang berhasil dievakuasi saat posisi kapal sudah kandas. 

Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya mengatakan, seluruh proses evakuasi berjalan dengan lancar.

“Semua penumpang yaitu, 27 Orang Dewasa (WNA), 76 Orang Dewasa (WNI) dan 11 Orang Anak – anak (WNI) berhasil dievakuasi dan dibawa menuju VIP Pelabuhan Gilimanuk untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya. Hingga saat ini, posisi kapal masih kandas menunggu air pasang untuk penarikan menuju dermaga LCT. Hasi koordinasi dengan kru kapal, jika air pasang maka kapal akan didorong ke perairan yang lebih dalam sehingga bisa ditarik untuk diperbaiki lebih lanjut. M-007

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  KMP Samudera Utama Kandas di Selat Bali