“Kami berharap GMCC di Kawasan The Golo Mori dapat menjadi bagian dari ekosistem pariwisata yang inklusif, memperkuat konektivitas, serta mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” jelasnya.
Selain gedung konvensi berkapasitas hingga 2.000 orang, Kawasan The Golo Mori juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti Nuka Beach Club, fasilitas heliport untuk mendukung konektivitas VIP, serta rencana pengembangan amenitas di sejumlah titik lainnya. Seluruh penguatan fasilitas tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan kawasan terpadu untuk mendukung aktivitas MICE dan pariwisata berkelanjutan.
Melalui momentum ini, InJourney dan ITDC menegaskan komitmennya menjadikan The Golo Mori sebagai hub MICE strategis di Indonesia Timur, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta destinasi MICE dunia.*
- Editor: Daton









